AS Beri Rusia Peringatan Keras: Menjauh dari Ukraina!

Kamis, 02 Desember 2021 - 23:02 WIB
loading...
A A A
Mengacu pada perjanjian damai 2015 untuk Ukraina timur yang ditengahi oleh Prancis dan Jerman dan ditandatangani di Minsk, Belarusia, Blinken menyerukan implementasi penuh perjanjian Minsk dengan Rusia menarik kembali pasukannya.

Sementara saat berbicara pada pertemuan OSCE, Blinken mendesak Rusia untuk menghormati kedaulatan Ukraina dan integritas teritorial untuk mengurangi eskalasi, membalikkan penumpukan pasukan baru-baru ini, mengembalikan pasukan ke posisi damai yang normal, dan untuk mengimplementasikan komitmen Minsk.

Baca juga: Rusia Tuding Ukraina Tempatkan Puluhan Ribu Tentara di Zona Konflik

Kesepakatan Minsk 2015 termasuk gencatan senjata yang dipantau OSCE, penarikan senjata berat dan pejuang asing dari garis kontak dan pertukaran tawanan perang. Hal ini juga mempertimbangkan pemberian otonomi luas ke daerah-daerah separatis dan amnesti besar-besaran bagi para pemberontak dalam kudeta diplomatik untuk Rusia. Perjanjian tersebut menetapkan bahwa Ukraina hanya bisa mendapatkan kembali kendali atas perbatasan dengan Rusia di wilayah pemberontak hanya setelah mereka menerima otonomi yang luas dan mengadakan pemilu, sebuah ketentuan yang juga dibenci oleh banyak orang di Ukraina.

Perjanjian tersebut membantu mengakhiri pertempuran skala besar, tetapi bentrokan yang sering terjadi terus berlanjut dan penyelesaian politik telah gagal sementara Moskow dan Kiev saling menyalahkan.

“Dibutuhkan dua orang untuk tango, dan jika – jika teman-teman Rusia kami siap untuk mengimplementasikan komitmen mereka di bawah (kesepakatan) Minsk dan juga teman-teman Ukraina kami, kami akan sepenuhnya mendukung itu, dan itu adalah cara terbaik untuk mencegah krisis baru di Ukraina," pungkas Blinken.

Namun Moskow berpendapat bukan pihak dalam kesepakatan antara Ukraina dan wilayah separatis yang memproklamirkan diri, serta menyangkal pernyataan Ukraina dan Barat mengirim pasukan dan senjatanya ke Ukraina timur.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Pesta Akbar Piala Dunia...
Pesta Akbar Piala Dunia 2026, Tiga Upacara Pembukaan Digelar
Serangan di SPBU dan...
Serangan di SPBU dan Permukiman Israel, Satu Orang Tewas
Diserang AS Lagi, Iran...
Diserang AS Lagi, Iran Tutup Selat Hormuz Tembak 2 Kapal Tanker
Rekomendasi
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Salurkan Makanan Bergizi, Warga Duri Kepa Mengaku Sangat Terbantu
Liburan Sekolah, Hotel...
Liburan Sekolah, Hotel Ini Tawarkan Misi Seru Petualangan Staycation Keluarga
Bertemu Prabowo, Dirut...
Bertemu Prabowo, Dirut KAI Bocorkan Rencana Stasiun Gambir Terintegrasi KRL
Berita Terkini
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved