Harusnya Tak Dilahirkan, Wanita Cantik Ini Menang Gugatan atas Dokter Kandungan Ibunya

Kamis, 02 Desember 2021 - 07:33 WIB
loading...
Harusnya Tak Dilahirkan, Wanita Cantik Ini Menang Gugatan atas Dokter Kandungan Ibunya
Evie Toombes, wanita Inggris yang menang gugatan jutaan dolar AS atas dokter kandungan ibunya. Dia gugat dokter karena terlahir cacat permanen. Foto/Instagram @evie.toombes
A A A
LONDON - Seorang wanita cantik bintang showjumper Inggris memenangkan gugatan jutaan dolar Amerika Serikat (AS) atas dokter kandungan ibunya. Dia mengajukan gugatan karena seharusnya dirinya tak dilahirkan dengan alasan bermasalah saat kehamilan ibunya.

Evie Toombes meluncurkan kasus "konsepsi yang salah" terhadap dokter kandungan ibunya saat dia menderita spina bifida dan terkadang menghabiskan 24 jam sehari terhubung ke tabung.

Baca juga: Terlahir Cacat, Perempuan Ini Tuntut Dokter Kandungan Ibunya

Klaim "konsepsi yang salah" dari wanita berusia 20 tahun itu membuatnya membawa Dr Philip Mitchell ke pengadilan karena kegagalannya menasihati ibunya untuk mengonsumsi suplemen penting sebelum hamil.

Dia mengatakan jika petugas medis memberi tahu ibunya, Caroline, bahwa sang ibu perlu mengonsumsi asam folat untuk meminimalkan risiko spina bifida yang memengaruhi bayinya, maka Caroline akan menunda pembuahan.

Ini pada gilirannya berarti Evie tidak akan pernah dilahirkan sama sekali.



Dalam putusan unik di Pengadilan Tinggi London pada Rabu (1/12/2021), Hakim Rosalind Coe mendukung kasus Evie dan memberinya hak atas pembayaran kompensasi yang besar.

Pengacaranya sebelumnya mengatakan jumlah yang diklaim Evie belum dihitung, tetapi menegaskan bahwa itu akan "besar" karena akan menutupi biaya kebutuhan perawatannya yang ekstensif untuk seumur hidup.

Evie, yang telah menempa karier di showjumping—bersaing denganjoki cacat dan berbadan sehat—telah menuntut "konsepsi yang salah"."Karena dilahirkan dalam keadaan rusak," kata pengacaranya, Susan Rodway, kepada pengadilan.
Halaman :
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2744 seconds (11.210#12.26)