AS pada Rusia: Tarik Pasukan dari Perbatasan Ukraina, atau Bersiap Hadapi Sanksi
Kamis, 02 Desember 2021 - 05:29 WIB
loading...
A
A
A
Sehari sebelumnya, pemimpin Kremlin mengatakan, Rusia siap dengan senjata hipersonik yang baru diuji jika NATO melewati "garis merah" dan mengerahkan rudal di Ukraina. Blinken sendiri menyatakan, bahwa kekhawatiran Rusia itu tidak beralasan.
Baca: NATO Ancam Rusia dengan Sanksi Jika Invasi ke Ukraina Terjadi
"Gagasan bahwa Ukraina merupakan ancaman bagi Rusia akan menjadi lelucon yang buruk jika keadaan tidak begitu serius. NATO sendiri adalah aliansi pertahanan, kami bukan ancaman bagi Rusia," tegasnya.
Sementara Sekretaris Jenderal NATO, Jens Stoltenberg menolak tuduhan aliansi itu memprovokasi Moskow dengan latihan militer di Laut Hitam.
"Masalah dengan Rusia adalah bahwa mereka tidak transparan, bahwa mereka memiliki retorika yang sangat agresif dan rekam jejak yang menunjukkan bahwa mereka telah menggunakan latihan militer sebelumnya sebagai penyamaran untuk tindakan agresif terhadap tetangga," katanya.
Baca: NATO Ancam Rusia dengan Sanksi Jika Invasi ke Ukraina Terjadi
"Gagasan bahwa Ukraina merupakan ancaman bagi Rusia akan menjadi lelucon yang buruk jika keadaan tidak begitu serius. NATO sendiri adalah aliansi pertahanan, kami bukan ancaman bagi Rusia," tegasnya.
Sementara Sekretaris Jenderal NATO, Jens Stoltenberg menolak tuduhan aliansi itu memprovokasi Moskow dengan latihan militer di Laut Hitam.
"Masalah dengan Rusia adalah bahwa mereka tidak transparan, bahwa mereka memiliki retorika yang sangat agresif dan rekam jejak yang menunjukkan bahwa mereka telah menggunakan latihan militer sebelumnya sebagai penyamaran untuk tindakan agresif terhadap tetangga," katanya.
(esn)
Lihat Juga :