HRW Sebut Taliban Bantai Lebih dari 100 Eks Anggota Pasukan Afghanistan

Selasa, 30 November 2021 - 23:44 WIB
loading...
A A A
"Beberapa dari mereka yang akhirnya ditangkap telah dieksekusi atau ditahan tanpa mengetahui penahanan mereka atau lokasi mereka, kejahatan penghilangan paksa," kata organisasi yang berbasis di New York, Amerika Serikat (AS) itu.

HRW mengatakan sementara pejabat Taliban telah berulang kali membantah pasukan mereka telah melakukan pembunuhan dan penghilangan, semakin banyak bukti yang menunjukkan bahwa eksekusi singkat dan penghilangan, di antara pelanggaran lainnya, sedang dilakukan oleh pemimpin senior Taliban di tingkat distrik atau provinsi.

Para peneliti mengatakan pada 21 September Taliban mengumumkan pembentukan komisi untuk menyelidiki laporan pelanggaran hak asasi manusia, korupsi, pencurian, dan kejahatan lainnya,

"Sampai 22 November, komisi tersebut belum mengumumkan penyelidikan atas pembunuhan yang dilaporkan, meskipun komisi itu melaporkan penangkapan beberapa anggota Taliban karena mencuri dan pemecatan yang lain karena korupsi," demikian laporan tersebut.

HRW mengatakan telah mengirimi Taliban salinan laporan mereka pada 7 November. Sebagai tanggapan, HRW mengatakan bahwa Taliban mengatakan mereka telah memecat 755 anggota yang ditemukan telah melakukan tindakan seperti itu dan telah membentuk pengadilan militer bagi mereka yang dituduh melakukan pembunuhan, penyiksaan, dan penahanan ilegal. Mereka juga mengatakan bahwa eksekusi orang yang ditahan tidak diperbolehkan kecuali diputuskan oleh pengadilan Syariah.

Baca juga: Tak Mau Berhenti di Pos Pemeriksaan, Dokter Muda Afghanistan Dibunuh Taliban

Dalam tanggapan resmi mereka kepada HRW, Taliban mengatakan bahwa tidak semua informasi akurat.

"Beberapa kasus pengejaran atau penahanan beberapa orang yang Anda sebutkan dalam laporan Anda tidak didasarkan pada perbuatan masa lalu orang-orang ini, tetapi mereka terlibat dalam kegiatan kriminal baru. Informasi intelijen kami tentang angka-angka ini menunjukkan bahwa mereka mencoba membuat masalah dan plot melawan pemerintahan baru," kata Taliban.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 Misi Pasukan Khusus...
6 Misi Pasukan Khusus yang Memicu Malapetaka, 2 Negara Adidaya Pernah Tumbang
2 Negara Muslim Ini...
2 Negara Muslim Ini Saling Serang, Ini 7 Alasan Konflik Itu Tak Mudah Diselesaikan
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Darat dan Udara ke Afghanistan, 29 Tentara Taliban Tewas
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Dari Jimmy Lai hingga...
Dari Jimmy Lai hingga Xinjiang, Isu HAM Tak Lagi Jadi Fokus Utama AS-China
Membaca Penguatan Kelompok...
Membaca Penguatan Kelompok Rentan dalam Revisi UU HAM
Blokade Laut Memanas,...
Blokade Laut Memanas, Houthi Gempur 2 Kapal Tanker Arab Saudi di Laut Merah
Menlu 8 Negara Kecam...
Menlu 8 Negara Kecam Menteri Israel dan Ribuan Pemukim Yahudi Geruduk Masjid Al Aqsa
Rekomendasi
Penyesuaian Tarif PNBP...
Penyesuaian Tarif PNBP Berkeadilan, Tarif Merek UMKM Tetap dan Pendaftaran Hak Cipta Lagu Gratis
Masalah Perampasan Aset...
Masalah Perampasan Aset Tindak Pidana
Mudah Emosi dan Defensif?...
Mudah Emosi dan Defensif? Ternyata Kurang Tidur Bisa Jadi Penyebab Utamanya
Berita Terkini
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
Infografis
Jumlah Orang Jepang...
Jumlah Orang Jepang yang Berusia Lebih dari 100 Tahun Catat Rekor
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved