Bos Mata-mata Rusia: Rencana Invasi Ukraina Propaganda Jahat AS

Minggu, 28 November 2021 - 22:03 WIB
loading...
Bos Mata-mata Rusia: Rencana Invasi Ukraina Propaganda Jahat AS
Bos mata-mata Rusia mengatakan rencana invasi Ukraina propaganda jahat AS. Foto/Ilustrasi
A A A
MOSKOW - Rusia tidak memiliki rencana untuk menyerang Ukraina dan pernyataan yang menyatakan sebaliknya adalah propaganda jahat Amerika Serikat (AS). Hal itu diungkapkan kepala intelijen luar negeri Rusia.

Pejabat AS, NATO dan Ukraina telah meningkatkan kewaspadaan dalam beberapa pekan terakhir atas apa yang mereka katakan sebagai gerakan pasukan Rusia yang tidak biasa di dekat perbatasan dengan Ukraina. Menurut mereka aktivitas itu menunjukkan bahwa Moskow mungkin bersiap untuk melancarkan serangan.

Rusia telah berulang kali mengatakan bahwa mereka bebas untuk memindahkan pasukannya di wilayahnya sendiri dan gerakan seperti itu seharusnya tidak perlu dikhawatirkan.

Baca juga: Ungkap Rencana Kudeta, Presiden Ukraina Siap Hadapi Eskalasi dengan Rusia

"Saya perlu meyakinkan semua orang. Hal seperti ini (menyerang Ukraina) tidak akan terjadi," kata Sergei Naryshkin, kepala badan intelijen luar negeri Rusia seperti dikutip dari Reuters, Minggu (28/11/2021).

Hal itu diungkapkannya dalam wawancara yang disiarkan di televisi pemerintah, merujuk pada komentar tentang dugaan rencana invasi Rusia.



"Semua yang terjadi di sekitar topik ini sekarang tentu saja propaganda jahat oleh Departemen Luar Negeri AS," tudingnya.

Baca juga: Agresi Rusia di Perbatasan Ukraina, Merkel: Uni Eropa Harus Sanksi Moskow

Naryshkin berbicara sehari setelah diplomat tinggi Departemen Luar Negeri AS untuk urusan Eropa mengatakan semua opsi ada di meja tentang bagaimana menanggapi penumpukan pasukan Rusia di dekat perbatasan Ukraina.

Ia juga mengungkapkan NATO akan memutuskan langkah selanjutnya setelah konsultasi minggu depan.

Sementara para pejabat AS telah menyuarakan keprihatinan tentang kemungkinan serangan Rusia di Ukraina, Moskow menuduh Washington, Kiev dan NATO berperilaku provokatif dan tidak bertanggung jawab di dekat perbatasannya.

Baca juga: Dalam Kurun 16 Bulan, 66 Tentara Ukraina Tewas Akibat Provokasi Bersenjata Rusia
(ian)
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2283 seconds (11.97#12.26)