Anggota Parlemen Inggris: Hamas Punya Hak Hukum untuk Melawan

Sabtu, 27 November 2021 - 09:20 WIB
loading...
Anggota Parlemen Inggris:...
Hamas, faksi Palestina penguasa Jalur Gaza. FOTO/Reuters
A A A
LONDON - Anggota Parlemen Inggris , Crispin Blunt, memperingatkan Pemerintah Inggris agar tidak melarang gerakan perlawanan Palestina di Jalur Gaza, Hamas . Blunt mengatakan, hal itu akan memiliki "efek yang mengerikan untuk memasukkan apa pun ke Gaza".

Menurutnya, karena daerah kantong yang terkepung oleh Israel itu diatur oleh Hamas, maka melarang gerakan itu berarti pemerintah tidak dapat menanganinya. Kondis ini juga membuat dunia internasional tidak dapat memberikan bantuan kepada jutaan orang Palestina yang sangat membutuhkan di Gaza.

Baca: Inggris Nyatakan Hamas Organisasi Teroris dan Terlarang

Seperti dikutip dari Middle East Monitor, Jumat (26/11/2021), Blunt juga menyatakan, di bawah hukum internasional, Hamas memiliki hak hukum untuk melawan. Dia menjelaskan, bagaimanapun serangan yang digunakan pada orang-orang Palestina itu melanggar hukum, karena tidak ditargetkan dan tidak pandang bulu".

"Posisi pribadi saya adalah bahwa solusi dua negara sudah lama berlalu. Bahwa pada akhirnya, satu-satunya cara untuk menyelesaikan ini sebenarnya adalah dengan orang-orang yang datang bersama dan kami memungkinkan itu terjadi, membantu itu terjadi. Saya khawatir tindakan hari ini justru sebaliknya," kata Blunt dalam debat tentang usulan pemerintah Inggris untuk menunjuk Hamas sebagai "kelompok teroris".
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Diduga Berupaya...
China Diduga Berupaya Perluas Ekspansi Senjata ke Timur Tengah via Pakistan
1.022 Bayi Termasuk...
1.022 Bayi Termasuk dari 21.500 Anak yang Tewas Selama Genosida 1.000 Hari di Gaza
Uni Eropa Sembunyikan...
Uni Eropa Sembunyikan 17 File Rahasia Gaza, PBB Sebut Israel Lakukan Genosida
PBB Perkirakan Pembersihan...
PBB Perkirakan Pembersihan Puing-puing Gaza Perlu Waktu Lebih dari 140 Tahun
Israel Ngotot Tempatkan...
Israel Ngotot Tempatkan Pasukannya di Lebanon, Suriah, dan Gaza Tanpa Batas Waktu
Kiper Palestina Saleem...
Kiper Palestina Saleem Al-Ashqar Tewas Dibunuh Tentara Israel di Gaza
Eropa Kepanasan tapi...
Eropa Kepanasan tapi Tak Mau Pasang AC: Dilema Iklim yang Bunuh 250 Orang dalam Seminggu
Jenazah Pemimpin Tertinggi...
Jenazah Pemimpin Tertinggi Ayatollah Khamenei Tiba di Teheran untuk Upacara Perpisahan
Terungkap, AS Sempat...
Terungkap, AS Sempat Desak Israel Tak Bunuh Menlu dan Ketua Parlemen Iran
Rekomendasi
Menchi Katsu hingga...
Menchi Katsu hingga Takoyaki, Aneka Street Food Jepang Hadir Serentak di 138 Hotel
Transisi Energi, Prabowo...
Transisi Energi, Prabowo Akan Luncurkan BBM B50 pada 9 Juli 2026
Dinilai Tak Sesuai Budaya...
Dinilai Tak Sesuai Budaya Sunda, MUI Sesalkan Lagu 'Lalaki Langit' karya Bupati Purwakarta
Berita Terkini
10 Juta Rakyat Iran...
10 Juta Rakyat Iran Hadiri Pemakaman Khamenei, Bendera Merah Dikibarkan
Houthi Ancam Saudi,...
Houthi Ancam Saudi, Riyadh Janji Beri Respons Keras!
Siapa Charles Q. Brown...
Siapa Charles Q. Brown Jr? Jenderal AS yang Dipecat Trump Kritik Pemanfaatan Militer untuk Misi Politik
5 Alasan Pemakaman Ayatollah...
5 Alasan Pemakaman Ayatollah Khamenei Ditunda 4 Bulan, Memperkuat Persatuan dan Revolusioner Iran
Lebih dari 5.000 Sekolah...
Lebih dari 5.000 Sekolah Buka Pintu bagi Para Peziarah Pemakaman Khamenei
Serangan Balasan Rusia...
Serangan Balasan Rusia ke Ukraina Sangat Mematikan, Ini 4 Alasannya
Infografis
AS Tolak Rencana Inggris...
AS Tolak Rencana Inggris untuk Kirim Pasukan ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved