Ratusan Imam Dipecat di Arab Saudi, Dianggap Gagal Peringatkan Terorisme
Jum'at, 26 November 2021 - 08:45 WIB
loading...
Imam memimpin salat di Arab Saudi. Foto/REUTERS
A
A
A
RIYADH - Pemerintah Arab Saudi melakukan banyak pemecatan terhadap para imam yang ada di Mekah pada 2020. Melansir situs Alarabiya News, para imam dan penceramah yang berjumlah sekitar 100 orang ini dianggap gagal mengikuti instruksi pemerintah untuk memberikan peringatan dan imbauan kepada warga terhadap bahaya Ikhwanul Muslimin (IM) beserta ideologinya.
Diketahui, Arab Saudi secara resmi menetapkan Ikhwanul Muslimin sebagai gerakan teroris pada 2014. Kerajaan itu juga tengah gencar melakukan kampanye menolak keberadaan Ikhwanul Muslimin.
Meskipun kabar pemecatan itu dibenarkan pemerintah setempat, namun bukan berarti para imam dan penceramah yang diberhentikan tersebut dianggap masuk ke dalam organisasi Ikhwanul Muslimin.
Baca juga: Kepolisian Uzbekistan Paksa Pria Muslim Mencukur Jenggot
Mereka hanya dianggap lalai dengan tidak mengikuti aturan yang dibuat oleh pemerintah.
Diketahui, Arab Saudi secara resmi menetapkan Ikhwanul Muslimin sebagai gerakan teroris pada 2014. Kerajaan itu juga tengah gencar melakukan kampanye menolak keberadaan Ikhwanul Muslimin.
Meskipun kabar pemecatan itu dibenarkan pemerintah setempat, namun bukan berarti para imam dan penceramah yang diberhentikan tersebut dianggap masuk ke dalam organisasi Ikhwanul Muslimin.
Baca juga: Kepolisian Uzbekistan Paksa Pria Muslim Mencukur Jenggot
Mereka hanya dianggap lalai dengan tidak mengikuti aturan yang dibuat oleh pemerintah.
Lihat Juga :