Pangeran Arab Saudi: Israel Lakukan Genosida di Gaza, Seret Netanyahu ke ICC!
Minggu, 08 Desember 2024 - 09:41 WIB
loading...
Pangeran Arab Saudi Turki al-Faisal sebut Israel melakukan genosida di Gaza. Dia berharap PM Israel Benjamin Netanyahu diseret ke ICC. Foto/SPA
A
A
A
RIYADH - Pangeran senior Arab Saudi Turki al-Faisal blakblakan menyebut Israel sebagai negara yang melakukan genosida di Gaza dan merupakan rezim apartheid.
Pangeran Turki, yang menjadi kepala intelijen Saudi selama lebih dari dua dekade, menyampaikan komentar tersebut pada hari Sabtu, saat dia meminta Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk membawa perdamaian ke Timur Tengah.
Bangsawan senior itu juga berharap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dibawa ke Mahkamah Pidana Internasional (ICC).
Komentarnya yang disampaikan di forum Dialog Manama di Bahrain menyusul pernyataan yang semakin keras dari pejabat Saudi sejak pembicaraan dihentikan mengenai potensi normalisasi hubungan dengan Israel setelah dimulainya perang Gaza.
Baca Juga: Pangeran Arab Saudi Salahkan Inggris karena Menciptakan Negara Israel
”Israel saat ini, menurut kelompok hak asasi manusia internasional, bukan hanya negara kolonial apartheid, tetapi juga negara yang melakukan genosida," kata Pangeran Turki.
Pangeran Turki, yang menjadi kepala intelijen Saudi selama lebih dari dua dekade, menyampaikan komentar tersebut pada hari Sabtu, saat dia meminta Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk membawa perdamaian ke Timur Tengah.
Bangsawan senior itu juga berharap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dibawa ke Mahkamah Pidana Internasional (ICC).
Komentarnya yang disampaikan di forum Dialog Manama di Bahrain menyusul pernyataan yang semakin keras dari pejabat Saudi sejak pembicaraan dihentikan mengenai potensi normalisasi hubungan dengan Israel setelah dimulainya perang Gaza.
Baca Juga: Pangeran Arab Saudi Salahkan Inggris karena Menciptakan Negara Israel
”Israel saat ini, menurut kelompok hak asasi manusia internasional, bukan hanya negara kolonial apartheid, tetapi juga negara yang melakukan genosida," kata Pangeran Turki.
Lihat Juga :