Kepala IAEA Mengaku Lakukan Pembicaraan Konstruktif dengan Pejabat Nuklir Iran
Rabu, 24 November 2021 - 18:35 WIB
loading...
A
A
A
Amerika Serikat dan sekutu Baratnya, secara teratur muncul dengan tuduhan tidak berdasar mengenai kualitas kerja sama bilateral antara Iran dan IAEA. Teheran secara rutin membantah tuduhan itu, mengutip fakta teknis yang bertentangan dan menegaskan kembali niatnya untuk bekerja secara transparan dengan badan internasional.
Baca: Kelompok Hacker Dukungan Iran Dituduh Targetkan Sektor-sektor Penting di AS
Laporan tersebut hanya mengutip satu contoh perbedaan yang timbul dari ketidakmampuan Iran untuk mengizinkan IAEA akses ke satu lokasi karena penyelidikan hukum dan keamanan yang sedang berlangsung ke dalam "aksi teroris" yang menargetkan fasilitas tersebut.
Fasilitas nuklir dan ilmuwan Republik Islam telah berulang kali mengalami serangan teroris dan seringkali mematikan. Rezim Israel telah mengakui melakukan insiden tersebut atau menjadi tersangka utama dalam semua insiden tersebut. Iran telah meminta IAEA untuk membantunya menyelesaikan penyelidikan.
Ditanya tentang sikap IAEA terhadap serangan seperti itu, Grossi berkata, "Penggunaan kekerasan benar-benar dikutuk". Ketika ditanya mengenai penarikan AS dari perjanjian nuklir antara Iran dan lainnya pada 2018, dan penerapan kembali sanksi AS kepada Iran, Grossi menyatakan hal itu di luar wewenang IAEA.
Baca: Jenderal Top Iran: Latihan Perang Zulfiqar-1400 Bukti Kami Siap Hadapi Agresi Musuh
Baca: Kelompok Hacker Dukungan Iran Dituduh Targetkan Sektor-sektor Penting di AS
Laporan tersebut hanya mengutip satu contoh perbedaan yang timbul dari ketidakmampuan Iran untuk mengizinkan IAEA akses ke satu lokasi karena penyelidikan hukum dan keamanan yang sedang berlangsung ke dalam "aksi teroris" yang menargetkan fasilitas tersebut.
Fasilitas nuklir dan ilmuwan Republik Islam telah berulang kali mengalami serangan teroris dan seringkali mematikan. Rezim Israel telah mengakui melakukan insiden tersebut atau menjadi tersangka utama dalam semua insiden tersebut. Iran telah meminta IAEA untuk membantunya menyelesaikan penyelidikan.
Ditanya tentang sikap IAEA terhadap serangan seperti itu, Grossi berkata, "Penggunaan kekerasan benar-benar dikutuk". Ketika ditanya mengenai penarikan AS dari perjanjian nuklir antara Iran dan lainnya pada 2018, dan penerapan kembali sanksi AS kepada Iran, Grossi menyatakan hal itu di luar wewenang IAEA.
Baca: Jenderal Top Iran: Latihan Perang Zulfiqar-1400 Bukti Kami Siap Hadapi Agresi Musuh
Lihat Juga :