Kelompok Hacker Dukungan Iran Dituduh Targetkan Sektor-sektor Penting di AS

Jum'at, 19 November 2021 - 04:00 WIB
loading...
Kelompok Hacker Dukungan...
Ilustrasi
A A A
WASHINGTON - Kelompok hacker yang terkait dengan pemerintah Iran telah menargetkan "berbagai korban" di Amerika Serikat (AS), termasuk dengan menyebarkan ransomware. Demikian diungkapkan oleh para pakar AS, Inggris dan Australia.

Para pakar itu mengatakan, dalam beberapa bulan terakhir, Iran telah mengeksploitasi kerentanan komputer yang diekspos oleh hacker, sebelum mereka dapat diperbaiki dan menargetkan entitas di sektor transportasi, perawatan kesehatan, dan kesehatan masyarakat. Para hacker juga memanfaatkan peretasan awal untuk operasi tambahan, seperti eksfiltrasi data, ransomware, dan pemerasan, menurut penasihat tersebut.

Baca: Raisi pada Putin: Teheran Sangat Serius Tentang Pembicaraan Nuklir

Kelompok tersebut telah menggunakan kerentanan Microsoft Exchange yang sama di Australia, kata para pejabat. Pejabat pemerintah bukan satu-satunya yang memperhatikan aktivitas hacker dukungan Iran. Raksasa teknologi Microsoft mengumumkan, bahwa mereka telah melihat enam kelompok berbeda di Iran yang menyebarkan ransomware sejak tahun lalu.

Microsoft mengatakan salah satu kelompok menghabiskan waktu dan energi yang signifikan untuk mencoba membangun hubungan dengan korban yang mereka tuju sebelum menargetkan mereka dengan kampanye spear-phishing. Kelompok tersebut menggunakan undangan konferensi palsu atau permintaan wawancara dan sering menyamar sebagai pejabat di lembaga think tank di Washington, D.C., sebagai kedok.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Curigai Zionis, Pentagon...
AS Curigai Zionis, Pentagon Naikkan Tingkat Ancaman Spionase Israel Jadi Kritis
Paus Leo Tegaskan Kriteria...
Paus Leo Tegaskan Kriteria untuk Perang yang Adil Tidak Ada dalam Serangan AS-Israel di Iran
Iran Peringatkan Serangan...
Iran Peringatkan Serangan AS Berisiko Seret Timur Tengah Kembali ke Konflik
Selain Azerbaijan, Israel...
Selain Azerbaijan, Israel Kirim Pasukan ke UEA, Irak dan Somaliland selama Perang Iran
Meski Sekutu Sejati,...
Meski Sekutu Sejati, Mengapa Pentagon Tingkatkan Ancaman Mata-mata Israel ke Tingkat Tertinggi?
3 Fakta Bantahan Azerbaijan...
3 Fakta Bantahan Azerbaijan Terkait Wilayahnya Digunakan Israel dalam Perang Iran
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Tanggapi Surat Terbuka,...
Tanggapi Surat Terbuka, Putin Tolak Bertemu Empat Mata dengan Zelensky
Viral KBRI Tokyo Umumkan...
Viral KBRI Tokyo Umumkan Resepsi Pernikahan Orang Utan Kalimantan di Tobe Zoo Jepang
Rekomendasi
Roy Suryo Bandingkan...
Roy Suryo Bandingkan Lamanya Penanganan Kasus Ijazah Jokowi dengan Jessica dan Ferdy Sambo
Pemberangkatan Jemaah...
Pemberangkatan Jemaah Haji Gelombang Kedua dari Makkah Menuju Madinah Dimulai 7 Juni
Nunggak Bayar Sewa Indekos,...
Nunggak Bayar Sewa Indekos, Motor Teman Diembat
Berita Terkini
AS Curigai Zionis, Pentagon...
AS Curigai Zionis, Pentagon Naikkan Tingkat Ancaman Spionase Israel Jadi Kritis
Paus Leo Tegaskan Kriteria...
Paus Leo Tegaskan Kriteria untuk Perang yang Adil Tidak Ada dalam Serangan AS-Israel di Iran
Iran Peringatkan Serangan...
Iran Peringatkan Serangan AS Berisiko Seret Timur Tengah Kembali ke Konflik
Selain Azerbaijan, Israel...
Selain Azerbaijan, Israel Kirim Pasukan ke UEA, Irak dan Somaliland selama Perang Iran
Meski Sekutu Sejati,...
Meski Sekutu Sejati, Mengapa Pentagon Tingkatkan Ancaman Mata-mata Israel ke Tingkat Tertinggi?
3 Fakta Bantahan Azerbaijan...
3 Fakta Bantahan Azerbaijan Terkait Wilayahnya Digunakan Israel dalam Perang Iran
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved