Buka Kantor Perwakilan di Lithuania, Taiwan Pancing Kemarahan China
Jum'at, 19 November 2021 - 13:48 WIB
loading...
A
A
A
Rencana untuk membuka kantor Taiwan di Vilnius membuat China pada musim panas ini menarik duta besarnya dari Vilnius dan menuntut agar Lithuania menarik utusannya ke Beijing.
China mengatakan Taiwan adalah bagian dari wilayahnya dan tidak memiliki hak atas pengakuan diplomatik, meskipun pulau itu mempertahankan hubungan informal dengan semua negara besar melalui kantor perdagangan yang bertindak sebagai kedutaan de facto, termasuk di Amerika Serikat (AS) dan Jepang. Tekanan China sendiri telah mengurangi sekutu diplomatik formal Taiwan menjadi hanya 15.
Hubungan China dengan Taiwan sendiri tengah memanas. Ketegangan telah mencapai rekor baru di bawah Presiden Xi Jinping, di mana Beijing telah mengirimkan ratusan pesawat tempur ke zona pertahanan udara Taiwan baru-baru ini. Media pemerintah China juga secara teratur mempublikasikan latihan invasi.
Baca juga: Laporan Badan Kongres AS: Militer China Akan Segera Serang Taiwan
Dalam satu dekade terakhir, China telah membangun militernya ke titik di mana pejabat militer Taiwan dan AS secara terbuka menyuarakan kekhawatiran bahwa Beijing dapat segera melakukan invasi.
China mengatakan Taiwan adalah bagian dari wilayahnya dan tidak memiliki hak atas pengakuan diplomatik, meskipun pulau itu mempertahankan hubungan informal dengan semua negara besar melalui kantor perdagangan yang bertindak sebagai kedutaan de facto, termasuk di Amerika Serikat (AS) dan Jepang. Tekanan China sendiri telah mengurangi sekutu diplomatik formal Taiwan menjadi hanya 15.
Hubungan China dengan Taiwan sendiri tengah memanas. Ketegangan telah mencapai rekor baru di bawah Presiden Xi Jinping, di mana Beijing telah mengirimkan ratusan pesawat tempur ke zona pertahanan udara Taiwan baru-baru ini. Media pemerintah China juga secara teratur mempublikasikan latihan invasi.
Baca juga: Laporan Badan Kongres AS: Militer China Akan Segera Serang Taiwan
Dalam satu dekade terakhir, China telah membangun militernya ke titik di mana pejabat militer Taiwan dan AS secara terbuka menyuarakan kekhawatiran bahwa Beijing dapat segera melakukan invasi.
(ian)
Lihat Juga :