Terungkap, AS Rahasiakan Serangan Udaranya Tewaskan 70 Wanita dan Anak-anak di Suriah

Minggu, 14 November 2021 - 10:25 WIB
loading...
A A A
“Kepemimpinan sepertinya sangat ingin mengubur ini. Tidak ada yang mau berurusan dengan itu,” kata Gene Tate, seorang evaluator yang menangani kasus ini untuk kantor inspektur jenderal.

Penyelidikan NYT menemukan bahwa pemboman itu dilakukan atas permintaan unit operasi khusus Amerika yang dirahasiakan, Task Force 9, yang bertanggung jawab atas operasi darat di Suriah.

“Gugus tugas beroperasi dalam kerahasiaan sedemikian rupa sehingga kadang-kadang tidak memberi tahu, bahkan mitra militernya sendiri, tentang tindakannya,” lapor NYT.

NYT mengatakan penyelidikannya atas serangan Baghuz menunjukkan bahwa satuan tugas operasi khusus itu mengabaikan aturan yang dimaksudkan untuk melindungi warga sipil dan pasukan jarang menghadapi konsekuensi ketika mereka menyebabkan kematian warga sipil.

Baca juga: Gedung Putih Ungkap Alasan Biden Perintahkan Serang Perbatasan Suriah-Irak

Petugas CIA yang bekerja di Suriah menuduh bahwa dalam sekitar 10 insiden, satuan tugas mencapai target mengetahui warga sipil akan dibunuh, dan menimbulkan kekhawatiran dengan inspektur jenderal Departemen Pertahanan.

Inspektur jenderal menyelidiki dan memutuskan bahwa semua serangan itu sah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Bela Intervensinya...
Trump Bela Intervensinya yang Batalkan Kartu Merah Striker AS di Piala Dunia
AS Ketar-ketir dengan...
AS Ketar-ketir dengan Senjata Nuklir China usai Kapal Selam Beijing Tembakkan Rudal Antarbenua
Iran Merudal Kapal Tanker...
Iran Merudal Kapal Tanker Minyak di Selat Hormuz, Situasi Memanas Lagi
Israel Terusik, Netanyahu...
Israel Terusik, Netanyahu Desak AS Tak Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Demi Moral, Turki Tolak...
Demi Moral, Turki Tolak Berlabuh Kapal Pesiar Pembawa 2.000 Penumpang LGBTQ
Seruan Bunuh Trump Menggema...
Seruan 'Bunuh Trump' Menggema dalam Prosesi Pemakaman Ali Khamenei
Indonesia Negara Kaya...
Indonesia Negara Kaya Batu Bara, Mengapa Justru Impor dari AS?
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Hampir Tembus 3.000 Jiwa, Belasan Ribu Luka-luka
Kylian Mbappe Dihina...
Kylian Mbappe Dihina Rasis Anggota Parlemen Paraguay, Presiden Macron Turun Tangan
Rekomendasi
Pulihkan Harapan, Brantas...
Pulihkan Harapan, Brantas Abipraya Bersama PU Hadir dalam Penanganan Pascabencana di Sumatera
Bertemu PM Modi, Prabowo...
Bertemu PM Modi, Prabowo Minta QRIS Segera Bisa Dipakai di India
Trump Sebut Wasit Piala...
Trump Sebut Wasit Piala Dunia 2026 Raphael Claus Mencurigakan, Begini Respons FIFA
Berita Terkini
Apa itu Administrasi...
Apa itu Administrasi Gaza yang Baru setelah Pemerintahan Hamas Bubar?
Hamas Bubarkan Pemerintahannya...
Hamas Bubarkan Pemerintahannya di Gaza, Bagaimana Selanjutnya?
Desa-desa Kristen Lebanon...
Desa-desa Kristen Lebanon Tolak Klaim Pencaplokan Netanyahu: Sama Sekali Salah
Israel Berencana Bangun...
Israel Berencana Bangun 40 Pos Permukiman Baru di Sepanjang Perbatasan Yordania
Hindari Teluk, Irak...
Hindari Teluk, Irak Bersiap Buka Lagi Jalur Darat Suriah untuk Ekspor Minyak
Hamas Peringatkan Upaya...
Hamas Peringatkan Upaya Israel Ciptakan Kekosongan Pemerintahan di Gaza
Infografis
Mobil Tabrak Kerumunan...
Mobil Tabrak Kerumunan Orang di AS, 10 Warga Tewas dan 30 Terluka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved