Pakistan Kembali Desak AS Segera Cairkan Aset Afghanistan
Sabtu, 13 November 2021 - 22:10 WIB
loading...
Rakyat Afghanistan membutuhkan bantuan pangan. FOTO/Reuters
A
A
A
ISLAMABAD - Perdana Menteri Pakistan , Imran Khan menegaskan kembali perlunya Amerika Serikat (AS) untuk melepaskan aset beku Afghanistan. Menurutnya, hal itu mendesak untuk dilakukan guna mencegah kehancuran ekonomi di negara itu.
Dalam pertemuan dengan penjabat Menteri Luar Negeri Taliban, Amir Khan Muttaqi, dan delegasi Afghanistan yang berkunjung, Imran Khan menggarisbawahi kebutuhan mendesak untuk melepaskan aset Afghanistan yang dibekukan dan fasilitasi transaksi perbankan untuk mencegah krisis ekonomi.
Baca: Taliban Klaim Telah Memiliki Pemerintahan Inklusif di Afghanistan
Khan mengacu pada lebih dari USD9,5 miliar cadangan bank sentral Afghanistan yang telah diblokir oleh pemerintahan Presiden AS Joe Biden sejak Taliban berkuasa pada 15 Agustus. Imran Khan meyakinkan delegasi yang berkunjung bahwa Islamabad akan terus memberikan semua dukungan yang mungkin, termasuk bantuan kemanusiaan dalam bentuk barang" ke Afghanistan.
"Pakistan telah secara konsisten menyerukan penyediaan bantuan kemanusiaan segera untuk Afghanistan. Pakistan akan menyediakan bahan makanan penting, termasuk gandum dan beras, pasokan medis darurat dan barang-barang tempat tinggal untuk Afghanistan," sebut pernyataan kantor Perdana Menteri Pakistan, seperti dikutip dari Middle East Monitor, Sabtu (13/11/2021).
Khan mengatakan Islamabad juga akan "mempertimbangkan permintaan saudara-saudara Afghanistan untuk transportasi gandum yang ditawarkan oleh India melalui Pakistan atas dasar luar biasa untuk tujuan kemanusiaan."
Baca: Teror Bom Shalat Jumat di Afghanistan Berlanjut
Dalam pertemuan dengan penjabat Menteri Luar Negeri Taliban, Amir Khan Muttaqi, dan delegasi Afghanistan yang berkunjung, Imran Khan menggarisbawahi kebutuhan mendesak untuk melepaskan aset Afghanistan yang dibekukan dan fasilitasi transaksi perbankan untuk mencegah krisis ekonomi.
Baca: Taliban Klaim Telah Memiliki Pemerintahan Inklusif di Afghanistan
Khan mengacu pada lebih dari USD9,5 miliar cadangan bank sentral Afghanistan yang telah diblokir oleh pemerintahan Presiden AS Joe Biden sejak Taliban berkuasa pada 15 Agustus. Imran Khan meyakinkan delegasi yang berkunjung bahwa Islamabad akan terus memberikan semua dukungan yang mungkin, termasuk bantuan kemanusiaan dalam bentuk barang" ke Afghanistan.
"Pakistan telah secara konsisten menyerukan penyediaan bantuan kemanusiaan segera untuk Afghanistan. Pakistan akan menyediakan bahan makanan penting, termasuk gandum dan beras, pasokan medis darurat dan barang-barang tempat tinggal untuk Afghanistan," sebut pernyataan kantor Perdana Menteri Pakistan, seperti dikutip dari Middle East Monitor, Sabtu (13/11/2021).
Khan mengatakan Islamabad juga akan "mempertimbangkan permintaan saudara-saudara Afghanistan untuk transportasi gandum yang ditawarkan oleh India melalui Pakistan atas dasar luar biasa untuk tujuan kemanusiaan."
Baca: Teror Bom Shalat Jumat di Afghanistan Berlanjut
Lihat Juga :