Burung Merpati Piaraannya Kelewat Berisik, Pria Inggris Didenda Rp9,5 Juta

Jum'at, 12 November 2021 - 21:35 WIB
loading...
Burung Merpati Piaraannya...
Alan Pidgley dan burung merpati peliharaannya. Foto/Metro/co.uk
A A A
LONDON - Seorang pria Inggris berusia 70 tahun diseret ke pengadilan oleh tetangganya karena 'suara tak henti-henti' dari 15 ekor burung merpatinya. Pria bernama Alan Pidgley itu sekarang harus menghadapi kenyataan untuk menyingkirkan burung merpati peliharaannya untuk mematuhi perintah dewan distrik.

Pidgely mengubah gudang taman di dekat bungalownya yang terpisah menjadi sebuah kandang setelah melihat iklan untuk burung-burung itu dua tahun lalu. Sejak itu, dia dan istrinya Tara senang merawat mereka bersama ayam, kura-kura, kelinci, 50 ikan, dan anjing yang mereka selamatkan bernama Patch.

Tetapi tetangganya Rebecca Wells, yang telah tinggal bersamanya selama lebih dari satu dekade, tidak begitu senang dengan keberadaan hewan-hewan itu. Dia mengklaim suara merpati-merpati itu begitu 'menyedihkan'. Dia sendiri dan suaminya Paul telah dipaksa untuk mencoba pindah dari desa New Forest tempat mereka tinggal.

Setelah dia mengeluh, pihak dewan kota New Forest pergi guna menyelidiki dan mengamati suara merpati itu. Ternyata suara burung-burung itu dapat terdengar di tengah kebisingan wilayah sekitar seperti pengumpulan sampah dan pesawat terbang.

Hal itu dianggap sebagai gangguan hukum dan Pidgely diberitahu untuk mengurangi kebisingan tersebut, misalnya dengan menyingkirkan beberapa ekor burung merpatinya.

Baca juga: 10 Burung Ini Harganya Bikin Geleng-geleng, No.1 Dibanderol Rp30 Miliar

Namun Pidgely gagal mematuhi perintah tersebut Dewan Distrik New Forest. Ia pun diseret ke pengadilan dan disuruh membayar denda sebesar Rp9,5 juta dan biaya sebesar Rp8,5 juta.

Dalam persidangan Pidgley, yang bekerja untuk otoritas lokal sebagai pengawas kebersihan jalan selama hampir 30 tahun, telah menyarankan tetangganya memasang kaca ganda untuk mengurangi gangguan kebisingan.

"Saya memindahkan merpati sejauh mungkin dari tetangga. Saya memindahkan merpati sejauh mungkin dari tetangga," ujarnya kepada hakim.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jalanan di Inggris Meleleh...
Jalanan di Inggris Meleleh pada Suhu 45 Derajat Celsius, Ini 3 Alasannya
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Inggris Sekarang Tanpa...
Inggris Sekarang Tanpa Kapal Selam Serang Nuklir Aktif, Jadi Tak Berdaya Melawan Rusia
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 920 Orang Tewas, Hampir 50 Ribu Masih Hilang
Terungkap! Pesawat Hantam...
Terungkap! Pesawat Hantam Gedung di China Sebelumnya Nyaris Tabrak Pesawat Airbus A330
Rekomendasi
Maroko Jadi Sorotan...
Maroko Jadi Sorotan di Piala Dunia 2026, Ternyata Negeri Ini Melahirkan 6 Tarekat Besar Dunia
Wali Kota Agustina Dorong...
Wali Kota Agustina Dorong Gerakan Nasional Penyelamatan Heritage Kota Maritim
Kontroversi VAR! Kane...
Kontroversi VAR! Kane Gagal Dapat Penalti, Alan Shearer Naik Pitam
Berita Terkini
Helikopter Angkatan...
Helikopter Angkatan Laut AS Jatuh di Laut Arab, 1 Awak Hilang, Ditembak Iran?
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan...
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan Trump Bertambah Rp25 Triliun
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Kurangi Ketergantungan...
Kurangi Ketergantungan Eropa dari AS, Mampukah Turki Ingin Memperkuat NATO 3.0?
Israel Sebut Mojtaba...
Israel Sebut Mojtaba Jadi Target Pembunuhan, Iran Marah Besar!
Infografis
Indonesia-AS Teken Perjanjian...
Indonesia-AS Teken Perjanjian Dagang Resiprokal: Kabar Baik buat 4 Juta Buruh Tekstil
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved