Perdana Menteri Swedia Mengundurkan Diri untuk Kedua Kalinya
Rabu, 10 November 2021 - 21:49 WIB
loading...
A
A
A
Sepanjang tahun lalu, Swedia telah dirundung pertikaian politik yang membuat Lofven mundur sebagai perdana menteri setelah mendapatkan mosi tidak percaya. Dia kemudian diangkat kembali sebagai pemimpin negara itu setelah partai-partai oposisi tidak dapat membentuk pemerintahan.
Perselisihan yang menyebabkan kejatuhan Lofven berpusat di sekitar perdebatan tentang kebijakan pasar perumahan, yang merugikan Partai Sosial Demokrat mitra koalisi mereka, Partai Kiri, merampas mayoritas pemerintah.
Baca juga: Tegang, Kapal Selam Swedia Pasang Torpedo Aktif Seiring Latihan Perang Rusia
Menteri Keuangan Swedia, Magdalena Andersson, baru-baru ini terpilih untuk menggantikan Lofven sebagai pemimpin Partai Sosial Demokrat. Pengunduran diri Lofven membuka jalan bagi Andersson untuk menjadi perdana menteri wanita pertama di negara itu, jika dia bisa mendapatkan dukungan mayoritas anggota parlemen.
Tidak jelas kapan pemungutan suara akan diadakan di parlemen Swedia tentang apakah akan menunjuk Andersson sebagai Perdana Menteri atau tidak. Partai Tengah telah mengatakan akan mendukung upaya Andersson untuk mengambil alih kekuasaan dari Lofven sebagai pemimpin negara. Partai Kiri dan Partai Hijau pun diharapkan melakukan hal yang sama.
Perselisihan yang menyebabkan kejatuhan Lofven berpusat di sekitar perdebatan tentang kebijakan pasar perumahan, yang merugikan Partai Sosial Demokrat mitra koalisi mereka, Partai Kiri, merampas mayoritas pemerintah.
Baca juga: Tegang, Kapal Selam Swedia Pasang Torpedo Aktif Seiring Latihan Perang Rusia
Menteri Keuangan Swedia, Magdalena Andersson, baru-baru ini terpilih untuk menggantikan Lofven sebagai pemimpin Partai Sosial Demokrat. Pengunduran diri Lofven membuka jalan bagi Andersson untuk menjadi perdana menteri wanita pertama di negara itu, jika dia bisa mendapatkan dukungan mayoritas anggota parlemen.
Tidak jelas kapan pemungutan suara akan diadakan di parlemen Swedia tentang apakah akan menunjuk Andersson sebagai Perdana Menteri atau tidak. Partai Tengah telah mengatakan akan mendukung upaya Andersson untuk mengambil alih kekuasaan dari Lofven sebagai pemimpin negara. Partai Kiri dan Partai Hijau pun diharapkan melakukan hal yang sama.
(ian)
Lihat Juga :