Nasib Sial Terus Menimpa Mantan Raja Spanyol Juan Carlos yang Tiduri 5.000 Wanita
Rabu, 10 November 2021 - 13:37 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Kisah Para Dukun di Arab Saudi yang Dihukum Pancung
Raja Spanyol dilindungi oleh kekebalan konstitusional saat di atas takhta, tetapi kehilangan perlindungan hukum ketika dia mengundurkan diri untuk memberi jalan bagi putranya, Raja Felipe naik tahta.
Kantor Jaksa Agung tidak memberikan rincian penyelidikan baru, tetapi mengatakan dalam pernyataan pada Selasa (3/11/2021) bahwa, “Satu dekrit telah dikeluarkan yang menginstruksikan jaksa anti-korupsi dan kejahatan terorganisir menyerahkan laporan mereka tentang Carlos kepada jaksa agung sehingga mereka dapat melanjutkan penyelidikan sampai kesimpulan mereka.”
Pengumuman itu muncul beberapa jam setelah surat kabar online ElDiario.es memberitakan, “Jaksa anti-korupsi sedang menyelidiki Juan Carlos, istrinya Sofia dan anggota keluarga kerajaan lainnya atas penggunaan kartu kredit yang terkait rekening yang tidak atas nama mereka.”
“Transaksi yang sedang diselidiki terjadi antara 2016 dan 2018, setelah Juan Carlos kehilangan kekebalannya,” papar laporan Eldiario.es.
Dia turun tahta setelah serangkaian skandal merusak yang memuncak dalam perjalanan berburu gajah yang kontroversial ke Botswana. Saat itu Spanyol hancur oleh dampak krisis keuangan 2008.
Tapi berbagai skandal itu menolak untuk mereda. Felipe mencabut gaji tahunan Juan Carlos pada Maret dan melepaskan warisan pribadinya dari ayahnya setelah laporan bahwa dia akan menerima jutaan euro dari dana luar negeri rahasia yang memiliki hubungan dengan Arab Saudi.
Raja Spanyol dilindungi oleh kekebalan konstitusional saat di atas takhta, tetapi kehilangan perlindungan hukum ketika dia mengundurkan diri untuk memberi jalan bagi putranya, Raja Felipe naik tahta.
Kantor Jaksa Agung tidak memberikan rincian penyelidikan baru, tetapi mengatakan dalam pernyataan pada Selasa (3/11/2021) bahwa, “Satu dekrit telah dikeluarkan yang menginstruksikan jaksa anti-korupsi dan kejahatan terorganisir menyerahkan laporan mereka tentang Carlos kepada jaksa agung sehingga mereka dapat melanjutkan penyelidikan sampai kesimpulan mereka.”
Pengumuman itu muncul beberapa jam setelah surat kabar online ElDiario.es memberitakan, “Jaksa anti-korupsi sedang menyelidiki Juan Carlos, istrinya Sofia dan anggota keluarga kerajaan lainnya atas penggunaan kartu kredit yang terkait rekening yang tidak atas nama mereka.”
“Transaksi yang sedang diselidiki terjadi antara 2016 dan 2018, setelah Juan Carlos kehilangan kekebalannya,” papar laporan Eldiario.es.
Dia turun tahta setelah serangkaian skandal merusak yang memuncak dalam perjalanan berburu gajah yang kontroversial ke Botswana. Saat itu Spanyol hancur oleh dampak krisis keuangan 2008.
Tapi berbagai skandal itu menolak untuk mereda. Felipe mencabut gaji tahunan Juan Carlos pada Maret dan melepaskan warisan pribadinya dari ayahnya setelah laporan bahwa dia akan menerima jutaan euro dari dana luar negeri rahasia yang memiliki hubungan dengan Arab Saudi.
Lihat Juga :