Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir

Minggu, 21 Juni 2026 - 18:32 WIB
loading...
Selain Ingin Perang...
Selain ingin perang di Lebanon berakhir, Iran klaim tak ingin kembangkan senjata nuklir. Foto/X/@aprajitanefes
A A A
TEHERAN - Iran memperingatkan pada hari Minggu bahwa mereka tidak akan memasuki pembicaraan tentang kesepakatan yang lebih luas dengan Amerika Serikat kecuali perang di Lebanon berakhir.

“Tanpa implementasi ketentuan-ketentuan ini, terutama paragraf 1 (pengakhiran perang di semua front, termasuk Lebanon), memasuki fase negosiasi untuk kesepakatan akhir tidak mungkin,” tulis juru bicara Kementerian Luar Negeri Esmaeil Baghaei di X, merujuk pada ketentuan dalam kesepakatan awal antara Teheran dan Washington, dilansir Al Arabiya.

Iran menyatakan bahwa konflik yang sedang berlangsung di Lebanon antara Israel dan kelompok militan Hizbullah akan menjadi agenda utama dalam pembicaraan dengan Amerika Serikat di Swiss, serta isu-isu seperti pembekuan dana Iran dan penjualan minyak negara tersebut.



“Rezim Zionis terus melanggar komitmennya di Lebanon, isu ini akan menjadi topik utama diskusi dalam pembicaraan hari ini,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Esmaeil Baqaei dalam sebuah video yang dibagikan oleh kantor berita negara IRNA.

Teheran mengatakan pada hari Kamis bahwa mereka telah menandatangani kesepakatan dengan Washington untuk mengakhiri permusuhan selama berbulan-bulan yang dimulai pada 28 Februari setelah serangan AS-Israel terhadap Iran.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Nyatakan Perang...
Iran Nyatakan Perang Skala Penuh, Rudalnya Gempur Pangkalan AS di Kuwait
Houthi Yaman Blokade...
Houthi Yaman Blokade Arab Saudi, Riyadh Marah
Presiden Pezeshkian:...
Presiden Pezeshkian: Iran Sedang Perang Skala Penuh dengan AS!
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih kepada Warga Yordania atas Bantuan dalam Menargetkan Pasukan AS
30 Drone MQ-9 Reaper...
30 Drone MQ-9 Reaper AS Ditembak Jatuh oleh Militer Iran, Ini 4 Kelemahannya
Mantan Agen CIA Ini...
Mantan Agen CIA Ini Minta AS Akui Iran sebagai Kekuatan Regional Utama, Berikut 3 Alasannya
Eropa Luncurkan Perisai...
Eropa Luncurkan Perisai Udara yang Bakal Jadi Lawan Tangguh Drone
AS Bombardir Jembatan...
AS Bombardir Jembatan Bandar-e Khamir Iran, Korban Tewas Bertambah Jadi 7 Orang
Daftar Lengkap Juara...
Daftar Lengkap Juara Piala Dunia dari 1930 hingga 2026, Negara Mana yang Terbanyak?
Rekomendasi
3 Fakta yang Telah Diungkap...
3 Fakta yang Telah Diungkap KPK Terkait OTT Bupati Lombok Barat
Nico Williams Hadiahkan...
Nico Williams Hadiahkan Medali Emas Piala Dunia 2026 untuk Sang Ibunda
Argentina Terancam Sanksi...
Argentina Terancam Sanksi FIFA, Hukuman Berat Menanti usai Ricuh di Final Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dikhawatirkan Akan Diserahkan ke Israel
Houthi Yaman Blokade...
Houthi Yaman Blokade Arab Saudi, Riyadh Marah
Presiden Pezeshkian:...
Presiden Pezeshkian: Iran Sedang Perang Skala Penuh dengan AS!
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih kepada Warga Yordania atas Bantuan dalam Menargetkan Pasukan AS
30 Drone MQ-9 Reaper...
30 Drone MQ-9 Reaper AS Ditembak Jatuh oleh Militer Iran, Ini 4 Kelemahannya
Houthi Resmi Kobarkan...
Houthi Resmi Kobarkan Perang Melawan Arab Saudi, Ini Alasan Utamanya
Infografis
290 Senjata Nuklir Prancis...
290 Senjata Nuklir Prancis Ingin Lindungi Eropa dari Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved