Keterlaluan! Pemukim Yahudi Coba Hancurkan Taman Bermain Anak-anak Palestina di Hebron

Selasa, 09 November 2021 - 01:00 WIB
loading...
Keterlaluan! Pemukim...
Pemukim Yahudi coba hancurkan taman bermain anak Palestina di Hebron. FOTO/Palestina Chronicle
A A A
HEBRON - Sekelompok pemukim Yahudi pada akhir pekan lalu mencoba untuk menghancurkan taman bermain anak-anak Palestina di desa Susya, dekat Hebron (Al-Khalil). Penduduk Palestina pun berupaya menghalangi niat jahat para pemukim Yahudi itu.

Seperti dilaporkan Palestine Chronicle, Minggu (7/11/2021), sekitar 200 pemukim Yahudi menyerang taman bermain tersebut. Tentara Israel juga dilaporkan mencegah anak-anak dan ibu mereka untuk masuk ke taman bermain di desa mereka.

Baca: Palestina Marah Israel Tolak Pembukaan Lagi Konsulat AS di Yerusalem

“Mereka berusaha menghancurkan beberapa perlengkapan dan peralatan yang dipasang untuk anak-anak yang tinggal di daerah itu oleh organisasi kemanusiaan Action Against yang berbasis di Prancis,” kata Rateb Jabour, seorang aktivis anti-pemukiman lokal.

Seorang aktivis lainnya, Basil Adra, yang menyaksikan insiden itu mengatakan, para pemukim Yahudi itu telah melakukan ini setiap minggu selama beberapa waktu.

Pasukan tentara pendudukan Israel kemudian tiba di tempat kejadian dan mengamankan jalan keluar para pemukim Yahudi. Desa tersebut adalah bagian dari Masafer Yatta, kumpulan sekitar 19 dusun Badui yang sering menjadi sasaran militer dan pemukim Israel.

Baca: PM Israel kepada Joe Biden: Yerusalem Adalah Ibu Kota Israel!

Pemerintah zionis Israel berusaha mengosongkan wilayah penduduk asli Palestina demi perluasan permukiman Yahudi di wilayah itu. Hampir setiap hari terjadi serangan oleh pasukan pendudukan Israel terhadap pemukim Palestina di daerah tersebut.

Kelompok Hak Asasi Manusia (HAM) Amnesty International mengutuk serangan itu. Taman bermain dibuka pada bulan September setelah direnovasi. Perbaikan dilakukan untuk menghilangkan masalah keamanan.

Menurut warga setempat, begitu perbaikan selesai, para pemukim mulai pergi ke taman bermain dan memotretnya. Mereka melakukan protes dan menuntut agar Administrasi Sipil Israel menghancurkannya karena dibangun tanpa izin, media Israel, Haaretz melaporkan.

Amnesty Internasional menggambarkan tindakan tentara dan pemukim Israel itu sebagai "episode baru dalam rangkaian kejahatan rasial" yang dilakukan oleh pemukim ilegal di bawah perlindungan tentara terhadap warga Palestina dengan mengusir mereka dari "tempat umum, taman, dan hutan".
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Meski Terus Digempur...
Meski Terus Digempur Israel, Sekjen Hizbullah Tegaskan Seluruh Anggota Siap Mati!
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 3 Tewas Tertimpa Reruntuhan, Pemerintah Tetapkan Status Darurat
Paris Melarang Warganya...
Paris Melarang Warganya Minum Alkohol di Tempat Umum Mulai Hari Ini
Rekomendasi
Kabar 60 Ribu Calon...
Kabar 60 Ribu Calon Mahasiswa PTN Tidak Daftar Ulang, Puan Desak Pemerintah Lakukan Evaluasi
Pramono Tegaskan Tak...
Pramono Tegaskan Tak Ada Aturan Baru Ganjil Genap
Demam Piala Dunia, Bagaimana...
Demam Piala Dunia, Bagaimana Islam Memandang Olahraga?
Berita Terkini
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Venezuela: 235 Orang Tewas, 1.500 Luka, Banyak Jasad Terkubur Reruntuhan
Kerja Sama Yunani-China...
Kerja Sama Yunani-China Diperdebatkan, Legislator Tolak Status 'Mitra Lemah'
Jepang Sangkal Militernya...
Jepang Sangkal Militernya Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk China
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
China Bikin Replika...
China Bikin Replika Kapal Perang AS untuk Jadi Target Tes Rudal
Infografis
10 Anak Terkaya di Dunia,...
10 Anak Terkaya di Dunia, Nomor 5 Putri Pangeran William
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved