Teroris Pembantai 51 Jamaah Masjid Christchurch Ingin Banding atas Vonis Bui Seumur Hidup

Senin, 08 November 2021 - 10:57 WIB
loading...
A A A
"Dia dijatuhi hukuman lebih dari 25 tahun, itu adalah hukuman tanpa harapan dan itu tidak diperbolehkan, itu pelanggaran terhadap Bill of Rights," kata Ellis.

Dipersenjatai dengan beberapa senjata semi-otomatis, Tarrant menyerang jamaah salat Jumat di Masjid Al Noor terlebih dahulu, sebelum pindah ke Masjid Linwood. Dia menyiarkan langsung aksi pembunuhan itu saat mencoba melarikan diri.

Korbannya semuanya Muslim dan termasuk anak-anak, wanita dan orang lanjut usia.

Baca juga: Moskow: Kapal-kapal Perang Sarat Rudal AS di Laut Hitam Menguji Nyali Rusia

Selandia Baru tidak memiliki hukuman mati dan dalam vonis pada Agustus tahun lalu, Hakim Cameron Mander mengatakan dia menjatuhkan hukuman paling keras untuk tindakan "tidak manusiawi" Tarrant.

"Kejahatan Anda sangat jahat, bahkan jika Anda ditahan sampai mati, itu tidak akan menghabiskan persyaratan hukuman dan pengaduan," kata Mander saat itu.

Ellis menolak berkomentar ketika dihubungi oleh AFP, dengan mengatakan kliennya telah menginstruksikannya untuk berbicara hanya dengan outlet media lokal tertentu.

Tidak ada tanggapan segera dari Pengadilan Koroner.
(min)
Halaman :
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1931 seconds (10.177#12.26)