Moskow: Kapal-kapal Perang Sarat Rudal AS di Laut Hitam Menguji Nyali Rusia

Senin, 08 November 2021 - 07:45 WIB
loading...
Moskow: Kapal-kapal...
USS Mount Whitney, kapal perang utama AS yang dikerahkan ke Laut Hitam. Moskow menilai pengerahan kapal-kapal perang AS itu untuk menguji nyali Rusia. Foto/US Sixth Fleet via Twitter
A A A
MOSKOW - Kapal-kapal perang Amerika Serikat (AS) yang sarat dengan rudal kuat sedang berlayar di Laut Hitam untuk menguji apakah Rusia siap untuk melawan mereka. Demikian disampaikan Menteri Pertahanan Sergey Shoigu.

Moskow percaya misi kapal-kapal perang Amerika itu dapat menyebabkan provokasi.

Baca juga: Latihan Perang, Iran Sesumbar Siap Lawan AS dan Israel Sekaligus

"Anda tahu ketika kami melihat ini: ketika kapal perang milik kekuatan non-regional memasuki Laut Hitam dan kami memahami bahwa kapal itu membawa senjata presisi jarak jauh, ketika kami melihat bahwa senjata-senjata ini ada di dalamnya dan tidak dalam tur wisata, kami, tentu saja, mengawasi dan melacaknya," kata Shoigu.

"Kami memahami bahwa setiap provokasi dapat terjadi kapan saja seperti yang terjadi baru-baru ini dengan kapal perusak Inggris dan, tentu saja, kami harus mencegah hal-hal seperti itu," imbuh dia, seperti dikutip dari kantor berita TASS, Senin (8/11/2021).

"Ini adalah upaya yang hampir konstan untuk menyelidiki kami, untuk memeriksa kesiapan kami, seberapa baik pertahanan kami diatur di sepanjang pantai Laut Hitam dan seluruh selatan negara kami."

Menteri tersebut menambahkan bahwa misi kapal-kapal perang Amerika di Laut Hitam tidak sendirian.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
2 Pemain Sepak Bola...
2 Pemain Sepak Bola Brasil Masuk Daftar Pembunuhan oleh Situs Ukraina
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Piala Dunia 2026 Berpotensi...
Piala Dunia 2026 Berpotensi Jadi Panggung Terakhir Luka Modric
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur 21 Target Militer hingga Pangkalan di Yordania
Putri Bajrakitiyabha...
Putri Bajrakitiyabha Meninggal Dunia, Thailand Umumkan Masa Berkabung Nasional
Rekomendasi
KAI Jadi Benchmark Layanan...
KAI Jadi Benchmark Layanan Publik Indonesia, Dinilai Mampu Bersaing secara Global
Kemenag Buka Beasiswa...
Kemenag Buka Beasiswa INSIGHT Scholarship bagi Mahasiswa Internasional yang Ingin Kuliah di PTKIN
Komut Pertamina Pastikan...
Komut Pertamina Pastikan Keandalan Distribusi Energi di NTT
Berita Terkini
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved