Pemimpin Tertinggi Taliban Peringatkan Adanya Penyusup di Tengah Perjuangan
Jum'at, 05 November 2021 - 14:50 WIB
loading...
Anggota Taliban di Kabul. FOTO/Reuters
A
A
A
KABUL - Pemimpin tertinggi Taliban , Haibatullah Akhunzada, telah memperingatkan kelompok itu bahwa mungkin ada entitas "tidak dikenal" di antara barisan mereka yang "bekerja melawan kehendak pemerintah". Peringatan itu datang saat Taliban menghadapi serangan yang meningkat dari kelompok garis keras.
Peringatan itu diedarkan secara luas di akun media sosial Taliban pada Kamis (4/11/2021). Pemimpin tertinggi Taliban tidak terlihat di depan umum sejak kelompok itu merebut kekuasaan hampir tiga bulan lalu, ketika pasukan Amerika Serikat mundur setelah pendudukan di Afghanistan selama beberapa dekade.
Baca: AS Dikecam, Rudalnya Bunuh 10 Orang Tak Bersalah di Kabul tapi Kebal Hukum
Sejak Taliban menguasai negara itu, kepemimpinannya telah berulang kali memperingatkan kemungkinan penipu dan penjahat bergabung dengan kelompok itu dalam upaya untuk merusak citranya. Pada bulan September, penjabat Menteri Pertahanan, Mullah Mohammad Yaqoob menyuarakan keprihatinan dalam pesan audio.
“Ada beberapa orang jahat dan korup yang ingin bergabung dengan kami. Untuk memenuhi kepentingan mereka sendiri atau untuk mencemarkan nama baik kami dan membuat kami terlihat buruk,” katanya, seperti dikutip dari Al Jazeera. Yaqoob, putra pendiri Taliban Mullah Mohammad Omar, menambahkan bahwa setiap elemen jahat di antara jajaran akan ditangani.
Peringatan itu diedarkan secara luas di akun media sosial Taliban pada Kamis (4/11/2021). Pemimpin tertinggi Taliban tidak terlihat di depan umum sejak kelompok itu merebut kekuasaan hampir tiga bulan lalu, ketika pasukan Amerika Serikat mundur setelah pendudukan di Afghanistan selama beberapa dekade.
Baca: AS Dikecam, Rudalnya Bunuh 10 Orang Tak Bersalah di Kabul tapi Kebal Hukum
Sejak Taliban menguasai negara itu, kepemimpinannya telah berulang kali memperingatkan kemungkinan penipu dan penjahat bergabung dengan kelompok itu dalam upaya untuk merusak citranya. Pada bulan September, penjabat Menteri Pertahanan, Mullah Mohammad Yaqoob menyuarakan keprihatinan dalam pesan audio.
“Ada beberapa orang jahat dan korup yang ingin bergabung dengan kami. Untuk memenuhi kepentingan mereka sendiri atau untuk mencemarkan nama baik kami dan membuat kami terlihat buruk,” katanya, seperti dikutip dari Al Jazeera. Yaqoob, putra pendiri Taliban Mullah Mohammad Omar, menambahkan bahwa setiap elemen jahat di antara jajaran akan ditangani.
Lihat Juga :