Suriah Akan Cabut Subsidi Makanan dan BBM untuk 800 Ribu Warga Terkaya
Jum'at, 05 November 2021 - 13:30 WIB
loading...
Pemerintah Suriah akan hentikan subsidi pangan dan BBM bagi warga kaya. FOTO/Middle East Monitor
A
A
A
DAMASKUS - Pemerintah Suriah akan menghentikan subsidi dari pemerintah untuk barang-barang pokok bagi warganya yang terkaya. Kebijakan ini akan mulai diterapkan pada akhir tahun ini.
“Ada segmen masyarakat yang tidak membutuhkan subsidi. Maksud kami, mereka yang punya uang," kata Menteri Perdagangan Dalam Negeri Suriah, Amro Salem dalam dalam konferensi pers, Kamis (4/11/2021), seperti dikutip dari Middle East Monitor.
Baca: Perang Belum Usai, Agen Travel Eropa Sudah Mulai Jual Tur Wisata ke Suriah
Keputusan itu akan membuat sekitar 800.000 warga terkaya Suriah—biasanya berpenghasilan tinggi yang bekerja di sektor swasta—dari subsidi pemerintah untuk barang-barang kebutuhan pokok, seperti roti dan bahan bakar.
Menurut Salem dan pejabat lainnya, penghapusan subsidi dari yang terkaya akan membantu untuk terus memberikan bantuan kepada yang paling miskin. Langkah ini juga akan meringankan beban keuangan pada rezim Bashar Al-Assad.
“Ada segmen masyarakat yang tidak membutuhkan subsidi. Maksud kami, mereka yang punya uang," kata Menteri Perdagangan Dalam Negeri Suriah, Amro Salem dalam dalam konferensi pers, Kamis (4/11/2021), seperti dikutip dari Middle East Monitor.
Baca: Perang Belum Usai, Agen Travel Eropa Sudah Mulai Jual Tur Wisata ke Suriah
Keputusan itu akan membuat sekitar 800.000 warga terkaya Suriah—biasanya berpenghasilan tinggi yang bekerja di sektor swasta—dari subsidi pemerintah untuk barang-barang kebutuhan pokok, seperti roti dan bahan bakar.
Menurut Salem dan pejabat lainnya, penghapusan subsidi dari yang terkaya akan membantu untuk terus memberikan bantuan kepada yang paling miskin. Langkah ini juga akan meringankan beban keuangan pada rezim Bashar Al-Assad.
Lihat Juga :