5 Fakta Israel Halangi Jemaah Kristen Palestina Rayakan Paskah

Senin, 21 April 2025 - 14:38 WIB
loading...
5 Fakta Israel Halangi...
Rezim apartheid Israel pada Sabtu (19/4/2025) memblokir akses jemaah Kristen ke Gereja Makam Suci di Yerusalem ketika mereka akan merayakan Sabtu Suci (Api Suci), hari suci dalam perayaan akhir pekan Paskah. Foto/anadolu
A A A
YERUSALEM - Perayaan Paskah bagi umat Kristen Palestina di Yerusalem telah lama menjadi momen spiritual yang penting.

Namun, dalam beberapa tahun terakhir, khususnya sejak konflik antara Israel dan Hamas pada Oktober 2023, akses umat Kristen Palestina ke tempat-tempat suci di Yerusalem semakin dibatasi otoritas Israel.

Pembatasan oleh rezim apartheid Zionis ini mencakup penolakan izin masuk, pembatasan jumlah peserta dalam upacara keagamaan, serta tindakan kekerasan dari aparat keamanan dan pemukim ekstremis Yahudi.

Berikut ini berbagai fakta tentang tindakan diskriminatif Israel terhadap warga Kristen Palestina.

1. Pembatasan Akses dan Izin Masuk


Tradisi umat Kristen Palestina untuk merayakan Paskah di Yerusalem, terutama di Gereja Makam Kudus, telah terganggu oleh kebijakan pembatasan akses yang ketat.

Pada tahun 2025, dari sekitar 50.000 umat Kristen Palestina, hanya 4.000 yang diberikan izin masuk ke Yerusalem untuk merayakan Paskah.

Izin yang diberikan pun seringkali bersifat sementara dan dibatasi dalam hal durasi serta area yang boleh diakses.

Banyak umat Kristen dari Gaza dan Tepi Barat tidak mendapatkan izin sama sekali, memaksa mereka untuk merayakan Paskah di wilayah mereka sendiri tanpa bisa mengunjungi tempat-tempat suci di Yerusalem.

2. Pembatasan Jumlah Peserta dalam Upacara Keagamaan


Upacara "Api Suci" di Gereja Makam Kudus, yang merupakan bagian penting dari perayaan Paskah Ortodoks, juga mengalami pembatasan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
Perang di Iran Telah...
Perang di Iran Telah Telan Biaya Rp671 Triliun, Menhan AS Minta Dana Tambahan
Terungkap! Drone Iran...
Terungkap! Drone Iran Tembus Fasilitas CIA di Arab Saudi dengan Akurasi Tinggi
Rekomendasi
Trump Getok Tarif Impor...
Trump Getok Tarif Impor Baru ke 60 Negara, Sekutu di Asia Protes Keras
BPDP Perkuat Tata Kelola...
BPDP Perkuat Tata Kelola Industri Sawit Melalui Pedoman Pengarusutamaan Gender
Kenali 7 Ciri Wanita...
Kenali 7 Ciri Wanita yang Tertipu Fitnah Dajjal di Akhir Zaman
Berita Terkini
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Infografis
5 Pemain Paling Ikonik...
5 Pemain Paling Ikonik dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved