Dihamili Kakak Kandung, Anak Perempuan 12 Tahun Ini Lahirkan Bayi

Kamis, 04 November 2021 - 12:17 WIB
loading...
Dihamili Kakak Kandung,...
Anak perempuan 12 tahun di Wales, yang diperkosa kakak kandungnya yang berusia 14 tahun, telah melahirkan. Foto/SINDOnews.com/Ilustrasi
A A A
SWANSEA - Seorang anak perempuan berusia 12 tahun di Wales melahirkan bayi setelah dilarikan ke rumah sakit karena mengeluh sakit perut. Dia ternyata telah diperkosa oleh kakak laki-lakinya yang baru berusia 14 tahun.

Pengadilan Swansea di Inggris yang menangani kasus ini menyatakan anak perempuan tersebut baru berusia 11 tahun ketika dia diperkosa oleh kakak laki-lakinya di rumah keluarga mereka.

Baca juga: Wanita Ini Nikahi Ayah Kandungnya, Bersaing dengan Saudara Tiri untuk Berhubungan Intim

Menurut pengadilan pelaku pemerkosaan tumbuh dengan "batas seksual yang kabur" dan dikelilingi oleh budaya "rahasia dan kebohongan" yang diciptakan oleh orang tua mereka.

Pengadilan mendengar kesaksian bagaimana anak perempuan itu mulai mengeluh pada dini hari karena sakit perut yang parah sebelum melahirkan bayi beberapa jam kemudian.

Jaksa penuntut, Georgina Buckley, mengatakan seorang bidan telah bertanya kepada anak itu apakah dia sebelumnya pernah berhubungan seks, dan dia mengatakan tidak tahu.

Jaksa kemudian bertanya apakah anak perempuan itu telah menyetujui hubungan seksual dan anak itu mengatakan dirinya berpikir begitu, tetapi tidak yakin.

Menurut jaksa, tidak jelas apakah anak perempuan itu menyadari bahwa dirinya hamil.

Anak itu telah memberi tahu bidan bahwa dia tidak sadar tetapi terdengar memberi tahu orang lain di rumah sakit bahwa dia tahu dirinya hamil.

Polisi menginterogasi kakak laki-lakinya yang masih remaja setelah persalinan, yang mengaku pernah berhubungan seks dengan adik perempuannya pada satu kesempatan.

Pengadilan mendengar kesaksian bahwa tidak ada pemaksaan atau ancaman apa pun yang berkontribusi pada insiden kehamilan tersebut.

Remaja lelaki yang menjadi ayah dari bayi tersebut mengaku bersalah atas dua tuduhan pemerkosaan.

Anak perempuan 12 tahun yang menjadi ibu muda itu dengan sedih menceritakan bagaimana dia mendambakan hidup normal untuk seorang gadis seusianya dan ingin bayinya memiliki kehidupan yang terbaik.

Baca juga: Jenderal Tertinggi Pentagon: Dunia Kini Miliki 3 Kekuatan Besar, AS Ditantang

Dalam pernyataan dampak yang dibacakan ke pengadilan, dia juga mengatakan dirinya tidak ingin pulang ke rumah keluarganya lagi.

Dean Pulling, pengacara untuk terdakwa remaja, mengatakan jelas bahwa dua bersaudara itu telah mengalami "pengasuhan yang disfungsional, lalai, dan berpotensi melecehkan", di mana orang tua mereka melepaskan kendali.

Pengacara itu mengatakan bahwa kliennya telah secara rutin terpapar pornografi di rumah keluarganya sejak dia berusia 10 tahun.

"Anak-anak adalah produk dari asuhan mereka dan lingkungan yang mereka hadapi," katanya, seperti dikutip dari Wales Online, Kamis (4/11/2021).

Anak laki-laki tersebut menyesal dan menanggapi dengan baik pengaruh positif dari orang tua asuh yang sekarang tinggal bersamanya.

Pengacaranya mengatakan kepada pengadilan bahwa penahanan akan menghasilkan sedikit tetapi "biayanya" besar, dan menyerukan hukuman non-penahanan.

Hakim Christopher Vosper menjadikan remaja tersebut sebagai subjek perintah rujukan ke fasilitas pemuda selama dua tahun dengan persyaratan pengawasan dan persyaratan aktivitas.

Terdakwa akan menjadi pelanggar seks terdaftar selama 30 bulan.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Inggris Sekarang Tanpa...
Inggris Sekarang Tanpa Kapal Selam Serang Nuklir Aktif, Jadi Tak Berdaya Melawan Rusia
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Eropa Terasa Dipanggang!...
Eropa Terasa Dipanggang! Suhu Mencapai 44 Derajat Celsius
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Teken Perjanjian Damai...
Teken Perjanjian Damai dengan AS, Dubes Iran: InsyaAllah Kita Dapat Perdamaian Permanen di Kawasan
Serangan Pembalasan...
Serangan Pembalasan Iran ke Pangkalan Militer AS Makan Korban, 1 Warga Qatar Tewas
Rekomendasi
Implementasi B50 Perkuat...
Implementasi B50 Perkuat Ketahanan Energi dan Tingkatkan Nilai Tambah Sawit
Penasaran dengan Isi...
Penasaran dengan Isi Kakbah yang dijadikan Kiblat Salat? Simak Penjelasannya di Sini!
Jerman vs Paraguay:...
Jerman vs Paraguay: Kenangan Pahit 2002 Hantui La Albirroja
Berita Terkini
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved