Gertak Lawan, Kapal Perang Siluman AS Zumwalt akan Dipasangi Rudal Hipersonik

Rabu, 03 November 2021 - 08:27 WIB
loading...
Gertak Lawan, Kapal...
USS Zumwalt (DDG 1000) melintasi Gov William Preston Lane Memorial Bridge saat kapal menuju pangkalan di San Diego, California. Foto/Liz Wolter
A A A
WASHINGTON - Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) dilaporkan berencana meningkatkan kemampuan tiga kapal perusak siluman kelas Zumwalt. Kali ini senjata dek diganti dengan tabung peluncuran untuk rudal hipersonik berbasis kapal.

Pengamat menilai perubahan ini aneh dan ironis. Angkatan Laut AS sebelumnya memimpikan kapal perang masa depan pada 1990-an, membayangkan satu "kapal persenjataan" besar dengan 500 tabung peluncuran vertikal yang tanpa henti dapat menghantam instalasi pesisir.

Proyek itu, SC-21, akhirnya mengarah ke program Zumwalt, versi yang diperkecil yang menggantikan banyak VLS dengan dua Sistem Senjata Canggih (AGS) 155 milimeter yang dapat ditembakkan dengan cepat.

Baca juga: Israel Ungkap Rekaman Langka Sistem Rudal Rahasia, Akui Digunakan di Suriah

AGS juga mengalami pukulan kejam setelah Angkatan Laut memutuskan memangkas jumlah Zumwalt yang diinginkan, membuat biaya amunisi unik senjata itu setinggi langit.

Baca juga: Biden Serang Presiden China dan Rusia karena Tak Hadiri KTT Iklim

Angkatan Laut AS kemudian memutuskan menggunakannya sebagai perusak rudal generik, membuat senjata itu menjadi rudal SM-2 dan SM-6 dan memberikan peluncur untuk rudal yang lebih kecil seperti Evolved Sea Sparrow.

Baca juga: Terkantuk dan Tidur di Acara KTT Iklim, Biden Banjir Kecaman
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Skandal Kerajaan, Putra...
Skandal Kerajaan, Putra dari Putri Mahkota Norwegia Divonis Penjara atas Tuduhan Pemerkosaan
Acuhkan Trump, Israel...
Acuhkan Trump, Israel Tolak Tinggalkan Lebanon meski AS-Iran Berdamai
Rekomendasi
Kawal Dana RT Rp25 Juta,...
Kawal Dana RT Rp25 Juta, Wali Kota Agustina Pastikan Pengurus Lingkungan Didampingi Total
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Berita Terkini
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved