Bangunan Apartemen di Nigeria Ambruk, 10 Orang Tewas

Rabu, 03 November 2021 - 00:08 WIB
loading...
Bangunan Apartemen di...
Sebuah konstruksi bangunan apartemen di Nigeria runtuh, 10 orang tewas. Foto/RNZ
A A A
LAGOS - Tim penyelamat Nigeria menggali puing-puing mencari korban selamat sehari setelah sebuah gedung tinggi mewah runtuh saat sedang dibangun di Ibu Kota komersial Lagos. Para pejabat menyebutkan jumlah korban tewas 10 orang dan puluhan lainnya dilaporkan hilang.

Tim darurat menggunakan peralatan pemindah tanah untuk mengangkat bongkahan batu di lokasi di lingkungan makmur Ikoyi setelah hujan deras mengguyur Lagos semalam dan menghentikan pencarian sebentar. Trailer besar dibawa untuk membantu memindahkan puing-puing, menghalangi salah satu jalan utama Ikoyi.

Runtuhnya bangunan sering terjadi di negara terpadat di Afrika itu, di mana peraturan tidak ditegakkan dengan baik dan bahan bangunan yang digunakan sering di bawah standar.

"Pemerintah negara bagian Lagos telah menutup gedung itu pada Juni lalu karena gagal memenuhi persyaratan struktural dan menuntut anomali itu diperbaiki sebelum konstruksi dapat dilanjutkan," kata wakil gubernur negara bagian Obafemi Hamzat dalam sebuah pernyataan seperti dikutip dari Reuters,Rabu (3/11/2021).

Baca juga: Apartemen Florida yang Runtuh Dihancurkan Total dengan Bahan Peledak

Namun, dia tidak mengatakan apakah masalah telah diperbaiki atau belum.

"Fokus kami saat ini adalah mengeluarkan orang hidup-hidup," kata Hamzat

Sepuluh mayat telah ditemukan dan sembilan orang ditarik keluar hidup-hidup ketika ekskavator menyaring puing-puing dari tumpukan beton yang hancur dan logam bengkok tempat bangunan itu pernah berdiri.

Hamzat mengatakan jumlah orang yang terperangkap tidak diketahui tetapi wawancara dengan pekerja menunjukkan hingga 40 orang berada di lokasi ketika bangunan runtuh, jauh lebih rendah dari angka 100 orang yang diberikan oleh saksi pada hari Senin.

Baca juga: Hotel Runtuh di China Timur, Satu Orang Tewas dan 10 Orang Hilang

Keluarga korban yang gelisah menanti kabar dari orang-orang yang dicintainya menolak untuk berbicara kepada media. Beberapa meratap dan yang lain berdoa dalam kelompok-kelompok kecil, berharap kerabat mereka kembali dengan selamat.

Saat kemarahan berkobar, yang lain terlibat perkelahian dengan pejabat pemerintah, menuntut untuk diizinkan membantu upaya pencarian.

Apartemen kelas atas baru bermunculan di Ikoyi, dan bangunan yang runtuh adalah bagian dari tiga menara yang dibangun oleh pengembang swasta Fourscore Homes, di mana unit termurah dijual seharga USD1,2 juta atau sekitar Rp17.1 miliar.

Pihak pengembang proyek dan pemilik Fourscore Homes, Olufemi Osibona, mengatakan kepada saluran berita lokal pada bulan Agustus bahwa ia telah mengembangkan bangunan di Peckham dan Hackney di Inggris dan apartemen Ikoyi adalah awal dari proyek yang lebih besar yang ia rencanakan di Nigeria.

Osibona tidak dapat dihubungi untuk dimintai komentarnya. Laporan media lokal mengatakan dia mungkin termasuk di antara mereka yang terjebak.

Baca juga: Marak Penculikan, 12 Juta Anak Nigeria Takut Pergi ke Sekolah
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Skandal Umur Politisi...
Skandal Umur Politisi Mungil Ini Hebohkan Nigeria, Berusia 30 atau 16 Tahun?
Dunia Marah pada Festival...
Dunia Marah pada 'Festival Pemerkosaan' Ini: Sekelompok Pria Telanjangi Perempuan di Siang Bolong
Bukan ke Iran atau Venezuela,...
Bukan ke Iran atau Venezuela, Apa yang Memicu AS Kirim Ratusan Tentara ke Negara Ini?
Langka, Pilot Ini Selamatkan...
Langka, Pilot Ini Selamatkan 80 Penumpang dari Pesawat yang Mesinnya Meledak di Udara
Inggris Diperintahkan...
Inggris Diperintahkan Bayar Rp9,6 Triliun untuk Ganti Rugi Pembunuhan Era Kolonial
Serangan AS di Nigeria...
Serangan AS di Nigeria Salah Sasaran, Banyak Desa Tak Berafiliasi ISIS Jadi Korban
Jadwal Timnas Inggris...
Jadwal Timnas Inggris vs Kosta Rika dan Portugal vs Nigeria Live di VISION+
Sebulan Ditahan di Libya,...
Sebulan Ditahan di Libya, Tiga Aktivis Pro Palestina Akhirnya Bebas
Iran Peringatkan Kapal-Kapal:...
Iran Peringatkan Kapal-Kapal: Selat Hormuz Masih Berbahaya!
Rekomendasi
Klasemen Peringkat Ketiga...
Klasemen Peringkat Ketiga Terbaik di Piala Dunia 2026: Senegal Jaga Asa
Prabowo Singgung Pihak...
Prabowo Singgung Pihak Bikin Gaduh usai Pemilu: Kapan Kita Mau Menuju Kesejahteraan untuk Rakyat?
Bukti Geely Serius di...
Bukti Geely Serius di Indonesia: Kapasitas Produksi EX2 Dilipatgandakan!
Berita Terkini
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved