Lagi, AS Tegaskan Siap Bantu Taiwan Jika Diserang China

Jum'at, 29 Oktober 2021 - 19:48 WIB
loading...
A A A
Dalam sebuah pernyataan kepada Reuters, Kementerian Luar Negeri China mengatakan menolak komentar Oudkirk dan mendesak AS untuk menyadari sifat sensitif dari masalah Taiwan.

"Jangan bermain-main dengan api, atau itu akan sangat berdampak pada hubungan China-AS dan perdamaian serta stabilitas Selat Taiwan," bunyi pernyataan itu.

AS selama ini seperti kebanyakan negara lain tidak memiliki hubungan formal dengan pulau yang diklaim China itu. Namun negara itu adalah pendukung internasional dan pemasok senjata utama yang paling penting. Pemerintahan Presiden Joe Biden telah bergerak untuk menyatakan kembali dukungan itu, yang membuat marah Beijing.

Washington diwajibkan oleh undang-undang untuk memberi Taiwan sarana membela diri tetapi telah lama mengikuti kebijakan "ambiguitas strategis" tentang apakah akan campur tangan secara militer untuk melindungi Taiwan jika terjadi serangan China.

Peningkatan baru-baru ini dalam latihan militer China di zona identifikasi pertahanan udara Taiwan adalah bagian dari apa yang dilihat Taipei sebagai peningkatan pelecehan militer oleh Beijing.

Menteri Pertahanan Taiwan Chiu Kuo-cheng awal bulan ini mengatakan bahwa ketegangan militer dengan China adalah yang terburuk dalam lebih dari 40 tahun.



Sebelumnya Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mendesak semua negara anggota PBB untuk mendukung partisipasi "kuat" Taiwan dalam sistem PBB. Sontak pernyataan ini dibalas oleh China yang bersikeras bahwa Taiwan tidak memiliki hak untuk bergabung dengan PBB.

(ian)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Baca Berita Terkait Lainnya
Copyright © 2024 SINDOnews.com
All Rights Reserved
read/ rendering in 0.2169 seconds (0.1#10.140)
pixels