Erdogan Mundur dari Rencana Usir Duta Besar AS dan 9 Dubes Lainnya
Selasa, 26 Oktober 2021 - 09:01 WIB
loading...
Presiden Turki Tayyip Erdogan berpidato setelah rapat kabinet di Ankara, Turki, 25 Oktober 2021. Foto/REUTERS
A
A
A
ANKARA - Pemerintah Turki telah mundur dari ancamannya untuk menyatakan 10 duta besar (dubes) asing sebagai "personae non gratae". Ancaman pengusiran muncul karena para dubes itu menyerukan pembebasan seorang tokoh oposisi Turki.
Kedutaan Besar negara-negara Barat itu pun secara resmi bersumpah tidak ikut campur dalam urusan dalam negeri Turki.
Penyelesaian nyata dari pertikaian diplomatik itu diumumkan langsung oleh Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan setelah rapat pemerintah membahas kemungkinan pengusiran para duta besar pada Senin malam (25/10/2021).
Baca juga: Parah! Semua Pekerja Wanita Asal Thailand Alami Pelecehan Seksual di Israel
Sesaat sebelum pertemuan, Kedutaan Besar AS, bersama dengan pihak lain yang terlibat dalam skandal itu, merilis pernyataan yang berjanji mematuhi Pasal 41 Konvensi Wina tentang hubungan diplomatik yang menyatakan bahwa misi diplomatik tidak boleh mencampuri urusan negara tuan rumah.
Baca juga: Liar! Legenda NBA Ini Disebut Pernah Tiduri 20.000 Wanita, Hobi Main Threesome
Erdogan mengulangi ketidaksenangannya dengan pernyataan asli oleh 10 dubes, menyebutnya sebagai "penghinaan besar" terhadap peradilan Turki yang "tidak menerima perintah siapa pun."
Kedutaan Besar negara-negara Barat itu pun secara resmi bersumpah tidak ikut campur dalam urusan dalam negeri Turki.
Penyelesaian nyata dari pertikaian diplomatik itu diumumkan langsung oleh Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan setelah rapat pemerintah membahas kemungkinan pengusiran para duta besar pada Senin malam (25/10/2021).
Baca juga: Parah! Semua Pekerja Wanita Asal Thailand Alami Pelecehan Seksual di Israel
Sesaat sebelum pertemuan, Kedutaan Besar AS, bersama dengan pihak lain yang terlibat dalam skandal itu, merilis pernyataan yang berjanji mematuhi Pasal 41 Konvensi Wina tentang hubungan diplomatik yang menyatakan bahwa misi diplomatik tidak boleh mencampuri urusan negara tuan rumah.
Baca juga: Liar! Legenda NBA Ini Disebut Pernah Tiduri 20.000 Wanita, Hobi Main Threesome
Erdogan mengulangi ketidaksenangannya dengan pernyataan asli oleh 10 dubes, menyebutnya sebagai "penghinaan besar" terhadap peradilan Turki yang "tidak menerima perintah siapa pun."
Lihat Juga :