Solidaritas untuk George Floyd, Selebritas Kutuk Aksi Rasisme di AS

Kamis, 04 Juni 2020 - 07:08 WIB
loading...
Solidaritas untuk George...
Demonstran berjalan melalui pusat kota dekat Gedung Putih ketika protes berlanjut atas kematian George Floyd di Washington DC, Amerika Serikat, kemarin. Foto/REUTERS/Jonathan Ernat
A A A
WASHINGTON - Unjuk rasa di Amerika Serikat (AS) terus berlanjut. Kemarin sebagian besar perusahaan, selebritas, dan pejabat tinggi AS mengecam aksi rasisme dan menyerukan ditegakannya keadilan untuk George Floyd . Mereka melantangkan suara itu melalui situs internet, media sosial, dan media massa.

Mantan Presiden AS GeorgeW Bush mengaku sangat sedih dengan kematian tidak wajar Floyd. Dia juga merasa geram dengan takaran keadilan yang kembali timpang di AS. Namun, Bush juga mendesak masyarakat agar menahan diri dan tidak melakukan tindakan anarkisme di sepanjang jalan raya.

Seperti dilansir Reuters, unjuk rasa tidak hanya terjadi di Washington, tapi juga meluas keberbagai negara bagian lainnya. Mereka tidak hanya berasal dari kalangan kulit hitam, tapi juga kulit putih. “Saya terkejut dengan perlakuan terhadap warga Afrika-Amerika yang dilecehkan dan diancam,” kata Bush. (Baca: Istri George Floyd: Saya Ingin Keadilan)

Dia menambahkan, sistem rasisme di AS perlu segera dihapus karena AS merupakan negara multibudaya dan etnis. Dia juga mendesak agar pemerintah dan lembaga terkait lebih membuka diri dalam mengatasi berbagai pelanggaran hak asasi manusia (HAM) terhadap warga kulit hitam yang sering abai. “Saya juga meminta masyarakat agar tidak melakukan perusakan dan penjarahan selama berunjuk rasa karena hal itu merugikan kita semua. Kita harus melakukannya secara damai,” imbau Bush. “AS memang perlu berupaya agar dapat konsisten, berani, dan kreatif dalam mencapai keadilan yang merata.”

Berbagai perusahaan besar seperti Apple Music dan Spotify dan selebritas ternama juga menggaungkan suara serupa. Mereka menunjukkan aksi solidaritas dengan caranya masing-masing dalam mengecam pembunuhan Floyd. Viacom-CBS Inc juga menyatakan pihaknya akan “mengheningkan cipta” untuk Floyd.

Dengan menggunakan #Black Out Tuesday, Viacom-CBS berencana mengubah fokus dari membangun bisnis menjadi membangun komunitas. (Baca juga: Kepala Polisi Houston ke Domald Trump: Tutup Mulutmu !)

Perusahaan yang menggawangi CBS News, MTV, dan Comedy Central itu mengampanyekan slogan “saya tak bisa bernafas” untuk menirukan insiden yang menimpa Floyd pekan lalu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
5 Negara yang Mampu...
5 Negara yang Mampu Membuat Jet Tempur Sendiri, Ada yang Produksinya Mencapai Ratusan Unit per Tahun
IRGC Serang 3 Pangkalan...
IRGC Serang 3 Pangkalan Militer Zionis, Israel Gempur 5 Kota Iran
AS Hendak Beli Kepulauan...
AS Hendak Beli Kepulauan Chagos, Ini Tujuannya
Iran Luncurkan Gelombang...
Iran Luncurkan Gelombang Kedua Serangan Rudal, Jenderal Tertinggi Israel Sembunyi di Bunker
AS Serukan Korut Denuklirisasi,...
AS Serukan Korut Denuklirisasi, Adik Kim Jong-un: Mimpi Usang!
Trump Marah dan Ngambek...
Trump Marah dan Ngambek pada Host NBC: ‘Anda Curang atau Bodoh’
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
Israel Setujui RUU Larang...
Israel Setujui RUU Larang Seruan Azan, Hakim Agung Palestina: Serangan Terhadap Umat Islam
Harga Minyak Dunia Melonjak...
Harga Minyak Dunia Melonjak usai Iran Serang Israel, Brent Tembus 95 Dolar AS per Barel
Rekomendasi
Isu Dana Dapur MBG Belum...
Isu Dana Dapur MBG Belum Cair, Nanik S Deyang Sebut Hoaks
OTT di Muara Enim dan...
OTT di Muara Enim dan Jakarta, KPK Sita Uang Ratusan Juta
Ruben Onsu Tak Lagi...
Ruben Onsu Tak Lagi Harapkan Permintaan Maaf Sarwendah, Hanya Ingin Bertemu Anak
Berita Terkini
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
Tak Ingin Kerusakan...
Tak Ingin Kerusakan Akibat Serangan Iran Diketahui Dunia, Israel Berlakukan Sensor Militer
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
Hubungan China dan Korut...
Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved