Elon Musk Menuju Status Triliuner Pertama di Dunia Saat Kekayaannya Meroket Cepat

Kamis, 21 Oktober 2021 - 10:38 WIB
loading...
Elon Musk Menuju Status...
CEO Tesla dan SpaceX Elon Musk. Foto/REUTERS
A A A
NEW YORK - Meskipun terjadi krisis microchip global, laba bersih, laba operasi, dan laba kotor Tesla mencapai level tertinggi baru pada kuartal ketiga. Karena harga sahamnya meroket drastis, naik 18% sejak awal tahun, Tesla menjadi pendorong utama kekayaan Elon Musk yang sudah selangit.

“Elon Musk berada di pintu gerbang menjadi triliuner pertama di dunia,” ungkap laporan The Telegraph pada Rabu (20/10/2021), mengutip data para analis, saat perusahaan kendaraan listriknya Tesla meraih rekor kuartal.

“Karena potensi pertumbuhan SpaceX yang sangat besar, Musk berada di jalur untuk menjadi individu pertama dengan kekayaan 13 digit,” papar analis Morgan Stanley Adam Jones.

Baca juga: Lawan Media Liberal, Trump Luncurkan Media Sosial Baru TRUTH Social

Menurut laporan pendapatan kuartal ketiga perusahaan baru-baru ini, untuk kuartal tersebut, Tesla memperoleh laba bersih USD1,62 miliar, kedua kalinya telah melampaui USD1 miliar. Laba bersih adalah USD331 juta pada kuartal sebelumnya.

Baca juga: Biden Mengaku Khawatir dengan Kemampuan Rudal Hipersonik China

Pendapatan tiga bulan Tesla meningkat 57% menjadi USD13,8 miliar, sementara laba meningkat 77% menjadi USD3,7 miliar.

Baca juga: Hubungan Iran-Israel Memanas, Pemerintah Teheran Gelar Latihan Udara Nasional

Selain itu, perusahaan mengumumkan awal bulan ini bahwa mereka telah memproduksi 237.823 mobil dan mengirimkan 241.300 mobil pada kuartal pertama.

“Peningkatan margin kotor sebesar 30,5% pada divisi otomotif dan 26,6% secara keseluruhan, keduanya tercatat selama lima kuartal terakhir, mendorong hasil rekor tersebut,” ungkap Adam Jones.

Seperti diketahui, pabrik Tesla tidak dapat beroperasi pada kapasitas penuh karena kekurangan chip dan kemacetan di pelabuhan, menurut laporan perusahaan.

Meski demikian, para eksekutif Tesla mengatakan tim produksi mereka menangani masalah "dengan kecerdikan, kelincahan dan fleksibilitas yang tak tertandingi dalam Industri otomotif."

Menurut Indeks Miliarder Bloomberg, SpaceX saat ini menyumbang sekitar 17% dari kekayaan USD242 miliar di kantong Elon Musk, pada Rabu (20/10/2021).

Namun, Jones menulis dalam catatan bahwa, “SpaceX menantang segala prasangka tentang apa yang mungkin dan kerangka waktu yang mungkin, dalam hal roket, kendaraan peluncuran, dan infrastruktur pendukung."

Dia juga menambahkan, “SpaceX adalah perusahaan tunggal yang mencakup banyak perusahaan mulai dari observasi bumi dan infrastruktur luar angkasa hingga eksplorasi luar angkasa dan industri lainnya. Starlink, perusahaan komunikasi satelit, adalah alasan utama di balik proyeksi penilaian ahli senilai USD200 miliar.”

Bulan lalu, Musk memperkuat posisinya sebagai orang terkaya di planet ini, naik ke puncak daftar miliarder dunia.

Selain itu, CEO Tesla dan SpaceX itu sekarang memiliki kekayaan lebih dari gabungan miliarder Bill Gates dan Warren Buffett, menjadikan Musk orang terkaya di planet bumi.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Selatan Tewaskan 16 Orang
Harga Minyak Dunia Turun...
Harga Minyak Dunia Turun usai Selat Hormuz Dibuka Lagi, Dekati Level Sebelum Perang AS-Iran
Rekomendasi
Kemlu Ungkap 2 WNI Awak...
Kemlu Ungkap 2 WNI Awak Kapal Ikan Hilang di Perairan Busan Korsel
Gelar Santunan Yatim...
Gelar Santunan Yatim dan Dhuafa, PT Pegadaian CPS Pondok Aren Perkokoh Komitmen ESG
BPDP Unjuk Gigi Tampilkan...
BPDP Unjuk Gigi Tampilkan Produk Turunan Kakao EastFood Indonesia 2026
Berita Terkini
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved