Korea Utara Konfirmasi Luncurkan Rudal Balistik dari Kapal Selam

Rabu, 20 Oktober 2021 - 06:07 WIB
loading...
Korea Utara Konfirmasi...
Korea Utara (Korut) mengkonfirmasi telah melakukan uji coba rudal balistik dari kapal selam. Foto/Reuters
A A A
SEOUL - Korea Utara (Korut) mengatakan telah melakukan uji coba rudal balistik baru dari kapal selam (SLBM). Demikian laporan media pemerintah Korut, Rabu (20/10/2021), sehari setelah pihak berwenang di Korea Selatan (Korsel) dan Jepang mendeteksi adanya uji coba senjata.

"SLBM tipe baru diluncurkan dari kapal selam yang sama yang terlibat dalam uji coba SLBM sebelumnya pada tahun 2016," kata kantor berita Korut, KCNA, yang dinukil Reuters.

KCNA menyatakan bahwa SLBM tipe baru ini menampilkan teknologi panduan kontrol canggih termasuk mobilitas sayap dan mobilitas lompat luncur.

“(SLBM) akan sangat berkontribusi untuk menempatkan teknologi pertahanan negara pada tingkat tinggi dan untuk meningkatkan kemampuan operasional bawah laut angkatan laut kita,” tambah KCNA.

Pemimpin Korut Kim Jong Un dilaporkan tidak menghadiri tes tersebut.

Sebelumnya militer Korea Selatan (Korsel) pada hari Selasa melaporkan bahwa mereka yakin Korut telah menembakkan rudal balistik yang diluncurkan dari kapal selam (SLBM) di lepas pantai timurnya. Ini adalah uji coba terbaru dalam serangkaian uji coba rudal Korea Utara.

"Rudal itu diluncurkan dari laut di sekitar Sinpo, tempat Korea Utara menyimpan kapal selam serta peralatan untuk uji tembak SLBM," Kepala Staf Gabungan Korea Selatan mengatakan pada Selasa kemarin.

Baca juga: Rezim Kim Jong-un Tembakkan Rudal saat Intelijen AS, Korsel dan Jepang Berkumpul

Analis mencatat bahwa foto-foto yang dirilis oleh KCNA tampaknya menunjukkan rudal yang lebih tipis dan lebih kecil dari desain SLBM Korut sebelumnya, dan mungkin model yang sebelumnya tidak terlihat seperti yang pertama kali dipamerkan di pameran pertahanan Pyongyang pekan lalu.

SLBM yang lebih kecil dapat berarti lebih banyak rudal yang disimpan di satu kapal selam, meskipun dengan jangkauan yang lebih pendek. Ini berpotensi menempatkan Korut yang bersenjata nuklirsemakin dekat untuk menurunkan kapal selam rudal balistik operasional.

Namun, perkembangan itu diperkirakan hanya berdampak terbatas pada persenjataan Pyongyang sampai negara itu membuat lebih banyak kemajuan pada kapal selam yang lebih besar.

Baca juga: Terungkap, Tes Rudal Terbaru Korut Diluncurkan dari Kapal Selam atau Fasilitas Bawah Laut

“Itu hanya berarti mereka mencoba mendiversifikasi opsi peluncuran kapal selam mereka,” jelas Dave Schmerler, peneliti senior di James Martin Center for Nonproliferation Studies di California.

“Ini adalah perkembangan yang menarik tetapi dengan hanya satu kapal selam di dalam air yang dapat meluncurkan satu atau dua dari ini, itu tidak banyak berubah,” imbuhnya.

Schmerler mengatakan tidak jelas apa yang dimaksud KCNA dengan "mobilitas sayap", tetapi "lompatan meluncur" itu adalah cara untuk mengubah lintasan rudal agar lebih sulit dilacak dan dicegat.

Korut telah melakukan sejumlah tes rudal balistik jarak pendek dalam beberapa tahun terakhir yang menurut para analis dirancang untuk menghindari sistem pertahanan rudal di Korsel.

Baca juga: Korut Tes Rudal, China Minta Semua Pihak Menahan Diri
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
10 Negara dengan Rudal...
10 Negara dengan Rudal Balistik Terkuat di Dunia, Juaranya Bukan AS
Balas Dendam Israel!...
Balas Dendam Israel! Iran Dibombardir Rudal Balistik Pasca Ketegangan
Mantan Menteri Kehakiman...
Mantan Menteri Kehakiman Korsel Divonis 25 Tahun Penjara Terkait Peran dalam Darurat Militer
Rekor! Polisi Australia...
Rekor! Polisi Australia Sita 3 Ton Kokain Senilai Rp10,2 Triliun
Rekomendasi
Ini Penampakan Taufik...
Ini Penampakan Taufik Hidayat usai Ditangkap Polisi, Tangan Diborgol Tali Ties
Taufik Hidayat Penyekap...
Taufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya Sadis Pacar Tertawa saat Digiring ke Polda Jabar
Ketua PMI DKI Jakarta:...
Ketua PMI DKI Jakarta: Relawan Muda Garda Terdepan yang Siap Go Internasional
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
Korea Utara Pamerkan...
Korea Utara Pamerkan Kapal Perang Perusak Berbobot 5 Ribu Ton
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved