Culik Misionaris AS, Geng Haiti Minta Tebusan Rp239 Miliar

Selasa, 19 Oktober 2021 - 22:51 WIB
loading...
A A A
"(Bulan) September mengalami peningkatan 300 persen dalam jumlah insiden dibandingkan Juli," kata lembaga itu.

Ketika pencarian misionaris yang diculik meningkat pada hari Senin, warga Haiti mengadakan pemogokan umum di Port au Prince untuk memprotes kekerasan yang meluas dan ekonomi negara yang hancur. Kondisi sebagian besar hanya memburuk sejak pembunuhan Presiden Jovenel Moise pada bulan Juli lalu serta gempa bumi berkekuatan 7,2 pada bulan Agustus yang menewaskan 2.200 orang dan selanjutnya merusak infrastruktur yang sudah lemah.

"Geng-geng bersenjata bahkan sekarang mengontrol akses ke bantuan medis," kata seorang dokter di negara itu kepada NBC News.

Baca juga: Investigasi Ungkap Presiden Haiti Alami Penyiksaan Sebelum Dibunuh

Seorang dokter, Richard Frechette, harus bernegosiasi dengan geng untuk memastikan aliran oksigen cair yang dia butuhkan untuk merawat pasien COVID-19 di Rumah Sakit St. Luke di Port au Prince.

"Ini menghebohkan karena Anda akan memiliki 40 orang tewas di rumah sakit Anda dalam hitungan jam jika Anda tidak berhasil. Dan itu sangat rumit ketika Anda harus melalui geng untuk mendapatkan oksigen," katanya melalui telepon dari Port au Prince
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Tentara AS Tewas Diserang...
3 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran, Trump Salahkan Yordania
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
Trump Setujui Kesepakatan...
Trump Setujui Kesepakatan Nuklir Arab Saudi yang Memungkinkan Pengayaan Uranium
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Meningkat Jadi 5.208 Orang, 16.740 Luka-Luka
Ini Alasan Wali Kota...
Ini Alasan Wali Kota New York Mamdani Bersikeras Tangkap Netanyahu
Rekomendasi
Mahfud MD Ungkap Alasan...
Mahfud MD Ungkap Alasan KPK Harus Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah, Singgung Asas Konflik Kepentingan
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Berita Terkini
3 Tentara AS Tewas Diserang...
3 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran, Trump Salahkan Yordania
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Jika Arab Saudi Punya...
Jika Arab Saudi Punya Senjata Nuklir, Kenapa Banyak Negara Khawatir?
4 Fakta Gunung Pickaxe,...
4 Fakta Gunung Pickaxe, Fasilitas Rahasia Nuklir Iran yang Jadi Target Serangan AS
Siapa Khalil al-Hayya?...
Siapa Khalil al-Hayya? Pemimpin Baru Hamas yang Dikenal sebagai Tangan Kanan Iran di Gaza
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved