3 Menteri Afsel Disandera di Hotel, 56 Orang Diciduk

Jum'at, 15 Oktober 2021 - 22:35 WIB
loading...
3 Menteri Afsel Disandera...
Tentara Afsel berhasil membebaskan tiga menteri yang disandera di hotel dan menangkap 56 orang. Foto/DW
A A A
ADDIS ABABA - Sebanyak 56 orang telah ditahan dan kemungkinan akan menghadapi tuduhan penculikan setelah veteran anti-apartheid ANC menyandera tiga menteri di sebuah hotel di Pretoria, Afrika Selatan (Afsel). Pelaku menuntut kompensasi karena memerangi pemerintahan kulit putih.

Badan Struktur Operasi dan Intelijen Gabungan Nasional Afrika Selatan (NATJoints) telah mengkonfirmasi bahwa mereka terpaksa bertindak pada Kamis malam untuk membebaskan tiga menteri pemerintah yang "disandera" di sebuah hotel di Pretoria.

"Setidaknya 56 orang, termasuk tujuh wanita, kemungkinan akan menghadapi tuduhan penculikan," kata badan itu seperti dikutip dari Russia Today, Jumat (15/10/2021).

Mereka menambahkan bahwa tiga tersangka telah dibawa untuk perawatan medis karena mengeluhkan rasa sakit.

Baca juga: Sebanyak 14 Negara Bentuk Blok untuk Usir Israel dari Uni Afrika

Dalam sebuah video yang dibagikan secara online, Mondli Gungubele, seorang menteri di kepresidenan, mengatakan dia dan menteri pertahanan Thandi Modise, bersama dengan wakilnya, Thabang Makwetla, terjebak di ruang konferensi hotel setelah pertemuan dengan veteran anti apartheid Kongres Nasional Afrika (ANC) yang berakhir dengan sengit.

Gungubele mengatakan pertemuan itu berjalan tanpa hasil apa pun, dan dia pikir mereka telah setuju untuk menunda pertemuan. Namun, saat mencoba meninggalkan ruang konferensi, pintu ditutup di depan mereka.

“Saat itulah kami menyadari bahwa kami disandera,” kata Gungubele.

“Itu adalah situasi yang dihindari oleh pasukan keamanan, dengan sangat efektif dan berhasil,” imbuhnya.

Baca juga: Kerusuhan Afrika Selatan Menggila, 212 Orang Tewas Secara Brutal

Gungubele menyebut insiden itu sebagai tidak dapat dibenarkan dan tidak dapat diterima secara hukum.

Menurut media lokal sayap militer ANC yang dibubarkan, Liberation Struggle War Veterans (LSWV), menuntut USD285.000 per anggota. Para menteri, bagian dari pemerintahan ANC, telah setuju untuk bertemu dengan mereka di hotel Pretoria dan berunding.

Mantan pejuang anti-apartheid telah melakukan protes di luar Rumah Luthuli, markas ANC, minggu ini. Pada hari Selasa, gedung harus dievakuasi karena pelanggaran keamanan dan ketidakpatuhan terhadap protokol COVID-19.

Juru bicara LSWV Lwazi Mzobe menepis tuduhan itu, mengatakan kepada Newzroom Afrika bahwa para menteri tidak ditahan atas kehendak mereka. Mzobe mengklaim pemerintah ANC telah mengecewakan para veteran militannya yang berjuang untuk mengakhiri apartheid. Uang yang diminta dilaporkan akan digunakan untuk tunjangan perumahan, asuransi kesehatan untuk keluarga mereka dan untuk membiayai anak-anak mereka melalui universitas.

Baca juga: 25.000 Tentara Dikerahkan untuk Redam Kerusuhan di Afrika Selatan
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kedubes Iran di Afrika...
Kedubes Iran di Afrika Selatan Ejek Trump Terkait Rilis Dokumen Rahasia UFO
Buaya 4,5 Meter Ini...
Buaya 4,5 Meter Ini Dievakuasi dengan Helikopter, Ada Tubuh Manusia di Dalam Perutnya
Wabah Hantavirus Serang...
Wabah Hantavirus Serang Kapal Pesiar di Atlantik, 3 Orang Tewas
Afrika Selatan Usir...
Afrika Selatan Usir Diplomat Israel, Harus Pergi dalam 72 Jam
Siapa Gustavo Petro?...
Siapa Gustavo Petro? Presiden Kolombia yang Jadi Target Penculikan Trump setelah Maduro
Bak Perang Antar Geng...
Bak Perang Antar Geng Kriminal, 12 Orang Tembaki Bar di Afrika Selatan Tewaskan 9 Orang
Lansia 70 Tahun di PIK...
Lansia 70 Tahun di PIK Nyaris Diculik, Pelaku Kini Diburu Polisi
KPK: Kasus Korupsi Muara...
KPK: Kasus Korupsi Muara Enim Sudah Terjadi sebelum Tahap Perencanaan dan Penganggaran
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Smotrich Serukan Penghancuran Gedung-Gedung di Ibu Kota Beirut
Rekomendasi
BMKG Ungkap 5 Daerah...
BMKG Ungkap 5 Daerah Tak Diguyur Hujan Lebih Sebulan, Probolinggo Terlama
FIFA Minta Timnas Mesir...
FIFA Minta Timnas Mesir Hapus 7 Bintang di Jersey Jelang Lawan Belgia
Haiti vs Skotlandia,...
Haiti vs Skotlandia, John McGinn Bawa Dark Blues unggul di Babak Pertama
Berita Terkini
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
Jenderal Jerman Duga...
Jenderal Jerman Duga Rusia Bakal Kerahkan Senjata Nuklir ke Luar Angkasa, Bisa Picu Kiamat Satelit
Perempuan Cantik Ini...
Perempuan Cantik Ini Tewas dalam Atraksi Lompat Jembatan 30 Meter karena Petugas Lupa Pasang Tali Pengaman
Uni Emirat Arab Bayar...
Uni Emirat Arab Bayar Iran Rp355,5 Triliun agar Berhenti Menyerang
Swedia: Konflik Rusia-NATO...
Swedia: Konflik Rusia-NATO Bisa Pecah dalam Waktu Dekat
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved