Angkatan Laut AS Ancam Pecat Pelaut yang Menolak Vaksinasi Covid-19

Jum'at, 15 Oktober 2021 - 03:35 WIB
loading...
Angkatan Laut AS Ancam...
Personel Angkatan Laut Amerika Serikat. FOTO/Reuters
A A A
WASHINGTON - Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) menegaskan bahwa personel yang menolak untuk divaksinasi Covid-19 akan dikeluarkan dari dinas Angkatan Laut. Penegasan ini dikeluarkan menjelang batas akhir waktu vaksinasi, yakni 28 November.

"Dengan vaksin COVID-19 sekarang wajib untuk semua anggota militer, Angkatan Laut telah mengumumkan rencana untuk mulai memproses pemulangan mereka yang menolak vaksinasi tanpa pengecualian, yang tertunda atau disetujui," sebut pernyataan Angkatan Laut AS, Kamis (14/10/2021), seperti dikutip dari Channel News Asia.

Baca: Pakar: Pembentukan AUKUS Mengakibatkan Hilangnya Kepercayaan pada Pemerintahan Biden

Itu adalah penegasan sikap pertama yang ditunjukkan Pentagon tentang apa yang akan terjadi pada anggota layanan yang menolak vaksinasi. Sampai saat ini, para pejabat militer menghindari menjawab apa yang akan terjadi pada mereka yang menolak untuk divaksinasi.

Angkatan Laut AS mengatakan, bahwa 98 persen dari 350 ribu anggota aktifnya telah memulai atau menyelesaikan proses vaksinasi. Personel Angkatan Laut yang dapat mengklaim pengecualian dari vaksin wajib, karena kesehatan atau alasan lain, dapat dipindahkan dari tugas mereka saat ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Balas AS, Iran Ancam...
Balas AS, Iran Ancam Serang Habis-habisan Infrastruktur Regional
Trump Tuduh China Ikut...
Trump Tuduh China Ikut Campur Pemilu AS: Kompromi Data Terbesar dalam Sejarah!
Ini 2 Kapal Induk dan...
Ini 2 Kapal Induk dan 22 Kapal Perang AS yang Blokade Iran
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Epstein Terhubung dengan Level Tertinggi CIA dan Mossad
AS Mengebom Bandara...
AS Mengebom Bandara dan Jembatan Iran, Teheran: Seluruh Wilayah Timur Tengah Tanggung Akibatnya!
AS Lanjutkan Bombardir...
AS Lanjutkan Bombardir Iran 6 Hari Beruntun, Serang Bandara dan Jembatan
Trump Batal Pungut Biaya...
Trump Batal Pungut Biaya 20% di Selat Hormuz, Negara Teluk Janji Investasi Jumbo ke AS
Iran Menggila! Markas...
Iran Menggila! Markas Jet Tempur F-18 AS di Pangkalan Udara Al-Azraq Yordania Dibombardir
Perang di Mana-Mana,...
Perang di Mana-Mana, Israel Kekurangan Tentara dan Tank Parah
Rekomendasi
Perbaikan Jalan Imbas...
Perbaikan Jalan Imbas Proyek MRT, Halte Kebon Sirih Arah Kota Ditutup Jumat Malam hingga Senin Pagi
Bupati Kuansing Mengaku...
Bupati Kuansing Mengaku Tak Pernah Beri Amplop ke Menhut Raja Juli
Sering Mengantuk Habis...
Sering Mengantuk Habis Makan? Coba 3 Trik Sederhana Ini untuk Jinakkan Gula Darah
Berita Terkini
Balas AS, Iran Ancam...
Balas AS, Iran Ancam Serang Habis-habisan Infrastruktur Regional
Trump Tuduh China Ikut...
Trump Tuduh China Ikut Campur Pemilu AS: Kompromi Data Terbesar dalam Sejarah!
China Investasikan Rp900...
China Investasikan Rp900 Triliun untuk Pelabuhan Afrika, Analis Soroti Risiko Utang
Ini 2 Kapal Induk dan...
Ini 2 Kapal Induk dan 22 Kapal Perang AS yang Blokade Iran
Media China Gambarkan...
Media China Gambarkan Orang Filipina sebagai Monyet, Manila Marah
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Epstein Terhubung dengan Level Tertinggi CIA dan Mossad
Infografis
Pandemi Covid-19 Usai,...
Pandemi Covid-19 Usai, Kini Muncul Virus Nipah yang Mematikan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved