Putri Mahkota Amalia Boleh Nikahi Wanita dan Bisa Menjadi Ratu Belanda
Jum'at, 15 Oktober 2021 - 06:45 WIB
loading...
A
A
A
Rutte mengatakan itu semua tentang "situasi teoretis" tetapi ratu berikutnya bisa menikahi seorang wanita.
"Oleh karena itu kabinet tidak melihat bahwa pewaris takhta atau raja harus turun takhta jika dia ingin menikah dengan pasangan yang berjenis kelamin sama," katanya saat menjawab pertanyaan tertulis di Parlemen dari partainya sendiri, seperti dikutip BBC, Kamis (14/10/2021).
Sebagai anak tertua Raja Willem-Alexander, masa depan Putri Amalia menjadi sorotan, dengan satu buku selama musim panas mengangkat isu tentang apa yang mungkin terjadi jika dia memilih untuk menikahi pasangan sesama jenis.
Buku itu tidak berspekulasi tentang kehidupan pribadi sang putri, dan tidak ada indikasi pernikahan apa pun di "dalam pipa". Amalia diperkirakan akan masuk universitas tahun depan dan dia telah menolak pendapatan kerajaan yang menjadi haknya selama dia masih berstatus mahasiswi.
Pertanyaan itu mendorong dua anggota Parlemen dari partai VVD—partainya Rutte sendiri yang liberal—untuk bertanya apakah pembatasan pernikahan kerajaan saat ini sesuai dengan "norma dan nilai 2021".
"Oleh karena itu kabinet tidak melihat bahwa pewaris takhta atau raja harus turun takhta jika dia ingin menikah dengan pasangan yang berjenis kelamin sama," katanya saat menjawab pertanyaan tertulis di Parlemen dari partainya sendiri, seperti dikutip BBC, Kamis (14/10/2021).
Sebagai anak tertua Raja Willem-Alexander, masa depan Putri Amalia menjadi sorotan, dengan satu buku selama musim panas mengangkat isu tentang apa yang mungkin terjadi jika dia memilih untuk menikahi pasangan sesama jenis.
Buku itu tidak berspekulasi tentang kehidupan pribadi sang putri, dan tidak ada indikasi pernikahan apa pun di "dalam pipa". Amalia diperkirakan akan masuk universitas tahun depan dan dia telah menolak pendapatan kerajaan yang menjadi haknya selama dia masih berstatus mahasiswi.
Pertanyaan itu mendorong dua anggota Parlemen dari partai VVD—partainya Rutte sendiri yang liberal—untuk bertanya apakah pembatasan pernikahan kerajaan saat ini sesuai dengan "norma dan nilai 2021".
Lihat Juga :