Uni Eropa Janji Beri Bantuan Rp16,4 Triliun untuk Afghanistan

Rabu, 13 Oktober 2021 - 08:39 WIB
loading...
Uni Eropa Janji Beri...
Pengungsi Afghanistan. FOTO/Reuters
A A A
BRUSSELS - Uni Eropa (UE) telah menjanjikan paket bantuan 1 miliar Euro atau sekitar Rp1 triliun untuk Afghanistan . Menurut Kepala UE, Ursula von der Leyen, bantuan ini diberikan untuk mencegah keruntuhan kemanusiaan dan sosial ekonomi yang besar.

“Kita harus melakukan semua yang kita bisa untuk mencegah keruntuhan besar kemanusiaan dan sosial ekonomi di Afghanistan. Kita harus melakukannya dengan cepat,” kata Von der Leyen, seperti dikutip dari Aljazeera, Selasa (12/10/2021).

Baca: Siap Bekerja Sama, UE Tolak Akui Pemerintahan Taliban

“Kami sudah jelas tentang kondisi kami untuk setiap keterlibatan dengan pihak berwenang Afghanistan, termasuk tentang penghormatan hak asasi manusia. Sejauh ini, laporan berbicara sendiri. Tetapi, orang-orang Afghanistan seharusnya tidak membayar harga dari tindakan Taliban,” lanjutnya.

Von der Leyen mengatakan, negara-negara Uni Eropa – terutama mereka yang berpartisipasi dalam misi NATO yang buru-buru membubarkan diri pada bulan Agustus saat Taliban merebut kekuasaan – memiliki “tugas moral” untuk membantu Afghanistan.

Von der Leyen membuat janji pada KTT G20 virtual yang diselenggarakan oleh Italia, yang didedikasikan untuk membahas situasi kemanusiaan dan keamanan di Afghanistan. Sejumlah negara yang masuk G20 adalah G20 Amerika Serikat, Uni Eropa, China, Turki, Rusia, India dan Arab Saudi.

Baca: UE: Afghanistan Tunjukkan Perlunya Pasukan Reaksi Cepat

Dalam kesempatan itu, Von der Leyen menekankan, bahwa dana Uni Eropa memberi "dukungan langsung" untuk Afghanistan dan akan disalurkan ke organisasi internasional yang bekerja di lapangan, bukan ke pemerintah sementara Taliban, yang tidak diakui oleh Brussels. Menurutnya, bantuan pembangunan UE berbeda dengan bantuan kemanusiaan.

Bantuan internasional telah diblokir ke Afghanistan sejak Taliban kembali berkuasa menyusul penarikan pasukan AS dan internasional lainnya setelah 20 tahun perang. Aset negara yang disimpan di luar negeri telah dibekukan, sementara harga pangan dan kekurangan lapangan kerja meningkat, memicu peringatan bencana kemanusiaan begitu musim dingin tiba.

Baca: Erdogan: Turki Tidak Bisa Tanggung Beban Pengungsi Afghanistan untuk UE

Wakil Direktur Eksekutif UNICEF, Omar Abdi mengatakan kepada Al Jazeera, bahwa bahkan sebelum pergolakan baru-baru ini dan pengambilalihan Taliban, organisasinya memperkirakan sekitar 10 juta anak membutuhkan dukungan kemanusiaan di Afghanistan.

“Setidaknya 1 juta di antaranya berisiko meninggal akibat gizi buruk,” kata Abdi. "Kami memperkirakan situasinya akan semakin buruk dengan datangnya musim dingin,” lanjutnya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
Rusia Ancam Armenia:...
Rusia Ancam Armenia: Tak Lagi Dipasok Minyak Murah Jika Nekat Gabung Uni Eropa!
Badai PHK Guncang Inggris...
Badai PHK Guncang Inggris di Tengah Perang AS-Iran, Tembus Rekor Tertinggi 5 Tahun
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Dilaporkan Akan Mengundurkan Diri pada Senin
AS Janji Ubah Hubungan...
AS Janji Ubah Hubungan dengan Iran secara Drastis, jika...
Rekomendasi
Indonesia, Swiss, dan...
Indonesia, Swiss, dan UNDP Luncurkan Fase Baru Transformasi Lanskap Berkelanjutan di Indonesia
Rahasia Keutamaan Puasa...
Rahasia Keutamaan Puasa Asyura, Ibadah Sunnah yang Sangat Dianjurkan Rasulullah SAW
Tokocrypto Resmi Bergabung...
Tokocrypto Resmi Bergabung ke Ekosistem ICEX Group, Proses Migrasi Lima PAKD Selesai
Berita Terkini
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Infografis
Empat Indikator Uni...
Empat Indikator Uni Eropa Bersiap untuk Perang Besar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved