Presiden AS Joe Biden Panggil Walikota Wanita Chicago Mister, Salah saat Pidato

Sabtu, 09 Oktober 2021 - 04:51 WIB
loading...
Presiden AS Joe Biden...
Presiden AS Joe Biden berpidato di Elk Grove Village, Illinois, 7 Oktober 2021. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden meraba-raba dan tersandung saat pidato mempromosikan kewajiban vaksin. Dia menyebut Walikota perempuan Chicago Lori Lightfoot sebagai "Mister Walikota" dan memberi hormat kepada "Presiden Pennsylvania Ohio" yang tidak ada.

Biden mendarat di Chicago pada Kamis (7/10/2021) untuk pidato yang mempromosikan mandat vaksin pemerintahannya yang baru-baru ini diumumkan untuk perusahaan swasta.



Kebijakan itu akan memaksa pengusaha mengharuskan pekerja mereka divaksinasi Covid-19 atau tunduk pada pengujian reguler.

Baca juga: PBB Tetapkan Akses ke Lingkungan Bersih sebagai Hak Asasi Manusia

Pidato tersebut, di mana dia mengaitkan mandat agresifnya dengan meningkatnya tingkat vaksinasi, berlangsung di lokasi konstruksi yang dijalankan perusahaan yang telah menerapkan persyaratan vaksin yang diusulkan Biden, dan dimiliki megadonor Partai Demokrat.

Baca juga: Disetujui PBB, Bangladesh Pindahkan 81.000 Rohingya ke Pulau Terpencil

Presiden, bagaimanapun, memulai dengan awal yang goyah, berterima kasih kepada "Mister Walikota" Lori Lightfoot, yang sebenarnya adalah seorang wanita.

Baca juga: Menlu Iran: Beberapa Kesepakatan Dicapai dalam Perundingan dengan Arab Saudi

Menelusuri daftar politisi lokalnya untuk berterima kasih, Biden kemudian menemukan halangan lain, memberi penghormatan kepada "The Ohio Pennsylvania, Ohio Pennsylvania, saya dari Pennsylvania, presiden Illinois Don Harmon," merujuk pada presiden Senat Negara Bagian Illinois.

Beberapa nama lagi membuat Biden tersandung, dengan presiden "Robert Writer, re, reader, R-E-I-T-E-R, Reiter" hingga dia menerima teriakan.

Biden juga tampaknya mengacaukan televisinya dengan teleponnya dalam satu anekdot.

“Tadi malam saya berada di televisi. Di televisi. Saya sedang… di… telepon dengan seseorang…,” papar dia.

Biden terus menggembar-gemborkan peluncuran vaksin selama pidato setengah jamnya, mengklaim bahwa "yang tidak divaksinasi" menempatkan ekonomi AS dalam risiko dan "memerangi" rumah sakit, keduanya klaim yang akan dibantah para pengkritiknya.

Presiden AS telah lama diejek karena kecenderungannya untuk tersandung selama pidato dan konferensi persnya, dan desas-desus tentang penurunan kemampuan mental Biden berlimpah selama kampanye 2020 dan bulan-bulan pertama menjabat.

Kondisinya itu terus disoroti oleh lawan-lawannya dari Partai Republik.

Di antara kesalahan Biden yang paling berkesan adalah kegagalannya dalam Deklarasi Kemerdekaan saat mengatakan, "Kita menganggap kebenaran ini terbukti dengan sendirinya, semua pria dan wanita diciptakan oleh, Anda tahu, Anda tahu, benda itu."

Biden juga mengatakan 150 juta warga Amerika meninggal akibat kekerasan bersenjata dan 120 juta lainnya dari Covid-19.

Dia menciptakan kata yang sama sekali baru ketika dia mengatakan dia akan "memimpin strategi yang efektif untuk memobilisasi trunalimunumaprzure."

Meskipun kesalahan Biden tidak terhitung banyaknya, pendahulunya juga mengalami kesalahan verbal sesekali, dengan Donald Trump pernah menyebut CEO Apple Tim Cook sebagai "Tim Apple" selama pertemuan pada 2019.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
AS Serang Iran 2 Hari...
AS Serang Iran 2 Hari Beruntun, Trump Umbar Ancaman Mengerikan
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
Timnas Iran Pulang Tanpa...
Timnas Iran Pulang Tanpa Kekalahan
Teken Perjanjian Damai...
Teken Perjanjian Damai dengan AS, Dubes Iran: InsyaAllah Kita Dapat Perdamaian Permanen di Kawasan
Didemo atas Tuduhan...
Didemo atas Tuduhan Korupsi, Presiden Serbia Vucic Umumkan Akan Mundur
Rekomendasi
Pemerintah Akan Turunkan...
Pemerintah Akan Turunkan Harga Gas Industri Senin Besok, Said Iqbal: Mitigasi PHK Massal
Ancaman PHK Masih Mengintai,...
Ancaman PHK Masih Mengintai, Said Iqbal: Dipicu Kenaikan Harga BBM dan Relokasi Pabrik
Jadwal Babak 32 Besar...
Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Brasil Jumpa Jepang, Argentina Ditantang Cape Verde
Berita Terkini
Gelombang Panas Terjang...
Gelombang Panas Terjang Prancis, Rumah Duka Kewalahan
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
7 Pekerjaan Pertama...
7 Pekerjaan Pertama Para Pemimpin Dunia yang Tak Banyak Diketahui, Ada yang Jual Teh hingga Jadi Tukang Kayu
8 Pangkalan Militer...
8 Pangkalan Militer AS Diserang Iran, IRGC: Selat Hormuz Milik Kita
AS dan Iran Saling Serang...
AS dan Iran Saling Serang Lagi, Apakah Masih Ada Harapan Perdamaian di Timur Tengah?
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
Infografis
Presiden AS Donald Trump...
Presiden AS Donald Trump Kecam Serangan India ke Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved