CIA Bentuk Pusat Misi China untuk Lawan Pengaruh Beijing

Kamis, 07 Oktober 2021 - 21:18 WIB
loading...
CIA Bentuk Pusat Misi...
Direktur CIA William Burns. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Badan Intelijen Sentral (CIA) membentuk unit tingkat tinggi yang bertujuan mempertajam fokus CIA terhadap China . Saat ini hubungan Washington dan Beijing sedang memanas.

Direktur CIA William Burns mengatakan pada Kamis (7/10/2021) bahwa Pusat Misi China yang dia dirikan "melintasi semua area misi badan tersebut."

Dia mencatat bahwa kekhawatiran CIA adalah, "Ancamannya berasal dari pemerintah China, bukan rakyatnya."

Baca juga: CIA Evakuasi Anggota Unit Zero yang Terkenal Brutal pada Warga Sipil Afghanistan

Seorang pejabat senior CIA membandingkan pembentukan unit China oleh Burns dengan fokus ketat CIA pada Rusia selama Perang Dingin dan dengan konsentrasinya pada kontraterorisme setelah serangan 11 September di New York dan Washington pada 2001.

Baca juga: Penjaga Kamp Konsentrasi Nazi Berusia 100 Tahun Diadili di Jerman

Tidak ada unit tingkat tinggi yang secara eksplisit berfokus pada China sebelumnya telah dibentuk oleh CIA, bahkan setelah serangan keras terhadap China oleh mantan presiden Donald Trump dan para pembantunya.

Baca juga: Inilah Suasana Ngeri setelah Gempa 5,7 SR Menerjang Pakistan

“Unit baru China adalah salah satu dari beberapa perombakan yang dihasilkan dari tinjauan luas yang diluncurkan CIA musim semi lalu,” ungkap pejabat senior AS yang berbicara dengan syarat anonim.

Dalam bulan-bulan pertama pemerintahan Biden, hubungan dengan Beijing memburuk karena perbedaan mendalam dalam banyak masalah, termasuk hak asasi manusia, Hong Kong, dan Laut Cina Selatan.

Tetapi para pejabat tinggi dari kedua negara bertemu pekan ini untuk meningkatkan komunikasi dan menyiapkan panggung untuk pertemuan virtual kedua presiden pada akhir tahun.

“Langkah CIA lainnya termasuk menggabungkan Pusat Misi Iran yang didirikan pemerintahan Trump menjadi unit Timur Tengah yang lebih luas dan menggabungkan unit yang fokus pada Korea dengan unit Asia-Pasifik Timur yang lebih luas,” ungkap pejabat itu.

Burns mengatakan CIA juga sedang menciptakan posisi untuk chief technology officer serta kantor baru yang disebut Transnational and Technology Mission Centre.

“Unit ini akan memungkinkan badan tersebut lebih fokus pada isu-isu seperti kesehatan global, perubahan iklim, bencana kemanusiaan dan gangguan yang disebabkan oleh teknologi baru,” papar pejabat senior AS tersebut.

CIA juga akan membuat program untuk mendorong karyawan yang memenuhi syarat untuk melayani sebagai "rekan teknologi" selama satu atau dua tahun di industri swasta.

Pejabat senior itu mengatakan CIA juga telah membentuk "sel insiden" untuk mengawasi tanggapan terhadap penyakit misterius yang dikenal sebagai Sindrom Havana yang telah mempengaruhi banyak diplomat dan karyawan CIA, beberapa di antaranya telah "didiagnosis dengan bahaya nyata".
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
Mengapa Pangkalan-pangkalan...
Mengapa Pangkalan-pangkalan Militer AS di Teluk Akan Berakhir? Ini Analisisnya
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
Penembakan di Fan Zone...
Penembakan di Fan Zone Piala Dunia 2026, Satu Orang Tewas dan Satu Kritis
Hadiri LCAW 2026, Menteri...
Hadiri LCAW 2026, Menteri Jumhur Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Raja Charles di London
Janggal, Jubir Angkatan...
Janggal, Jubir Angkatan Laut Garda Revolusi Iran Tewas akibat Kecelakaan
Rekomendasi
Profil Nadiem Makarim,...
Profil Nadiem Makarim, Menteri Era Jokowi yang Divonis 10 Tahun Penjara
Sidang Cerai Wardatina...
Sidang Cerai Wardatina Mawa Masuk Tahap Akhir, Ayah Insanul Fahmi Beri Kesaksian
Tingkatkan Efisiensi...
Tingkatkan Efisiensi Layanan, ASABRI Digitalisasi 2.000 Klaim Peserta
Berita Terkini
Menteri Israel Usulkan...
Menteri Israel Usulkan Rencana Relokasi Gaza yang Libatkan Mossad
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Apakah Gerakan Amal...
Apakah Gerakan Amal Bisa Menggantikan Hizbullah?
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Indonesia Lunasi Proyek...
Indonesia Lunasi Proyek Jet Tempur KF-21 Korsel Rp6,9 Triliun, Dapat Transfer Teknologi Apa?
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved