Bahas Krisis Kemanusiaan, Utusan PM Inggris Bertemu Para Pemimpin Taliban

Selasa, 05 Oktober 2021 - 21:13 WIB
loading...
Bahas Krisis Kemanusiaan,...
Mullah Abdul Ghani Baradar dan anggota delegasi Taliban menghadiri konferensi perdamaian Afghanistan di Moskow, Rusia pada 18 Maret 2021. Foto/REUTERS
A A A
KABUL - Utusan khusus Perdana Menteri (PM) Inggris Boris Johnson bertemu dengan para pemimpin Taliban di Afghanistan pada Selasa (5/10/2021). Mereka membahas krisis kemanusiaan dan cara-cara mencegah negara itu menjadi inkubator bagi para militan.

“Perwakilan tinggi PM Johnson untuk Afghanistan, Simon Gass, bertemu para pemimpin Taliban termasuk Amir Khan Muttaqi, Mullah Abdul Ghani Baradar dan Abdul Salam Hanafi,” ungkap pernyataan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Inggris.

“Mereka membahas bagaimana Inggris dapat membantu Afghanistan mengatasi krisis kemanusiaan, pentingnya mencegah negara itu menjadi inkubator terorisme, dan kebutuhan untuk perjalanan yang aman bagi mereka yang ingin meninggalkan negara itu,” papar Kementerian Luar Negeri Inggris.

Baca juga: Viral! Pesawat Air India Nyungsep di Bawah Jembatan Delhi

“Mereka juga mengangkat perlakuan terhadap minoritas dan hak-hak perempuan dan anak perempuan,” ungkap pernyataan Kemlu Inggris.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tugas Berat PM Inggris...
Tugas Berat PM Inggris Baru, Memutuskan Apa yang Terjadi jika Ada Perang Nuklir
Mengapa Inggris Tolak...
Mengapa Inggris Tolak Serahkan 31 Ton Emas Venezuela? Padahal Maduro Sudah Lengser
Apa Arti Las Malvinas...
Apa Arti 'Las Malvinas Son Argentinas'? Slogan yang Dikibarkan Timnas Argentina Ternyata Menyimpan Luka Sejarah 200 Tahun
Kronologi Venezuela...
Kronologi Venezuela Simpan 31 Ton Emas di Bank of England tapi Tak Bisa Diambil
Inggris Akan Larang...
Inggris Akan Larang Penggunaan Media Sosial saat Malam Hari
Inggris Semakin Ditekan...
Inggris Semakin Ditekan untuk Kembalikan 31 Ton Emas Venezuela
Canda Bahlil ke Nusron...
Canda Bahlil ke Nusron Wahid Berkacamata Hitam, Sedih Inggris Kalah vs Argentina
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Hampir Tembus 5.000 Jiwa
Wali Kota New York Mamdani...
Wali Kota New York Mamdani Serius Ingin Tangkap Netanyahu, Singgung Surat Perintah ICC
Rekomendasi
Pakar Hukum: Secara...
Pakar Hukum: Secara Yuridis Pemeriksaan Mantan Jampidsus Tak Perlu Izin Kapolri dan Pejabat Negara Lainnya
Bug Windows 11 Terdeteksi...
Bug Windows 11 Terdeteksi Menguras Penyimpanan SSD Pengguna hingga 70GB
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
Berita Terkini
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Infografis
Inggris dan Prancis...
Inggris dan Prancis Diam-diam Bahas Pengerahan Tentara ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved