Tiga Peneliti Perubahan Iklim Raih Nobel Fisika

Selasa, 05 Oktober 2021 - 19:34 WIB
loading...
A A A
Ditanya tentang waktunya, Prof Parisi mengatakan, "Kita harus bertindak sekarang dengan cara yang sangat cepat dan tidak dengan penundaan yang kuat."

Model iklim yang dibangun berdasarkan penelitian pemenang Nobel Fisika merupakan bagian penting dari bukti yang menjadi dasar keputusan para pemimpin dunia di COP26.

Syukuro Manabe (90) yang merupakan ahli meteorologi senior di Universitas Princeton di New Jersey, menunjukkan bagaimana peningkatan kadar karbon dioksida di atmosfer dapat menyebabkan peningkatan suhu di permukaan bumi. Pada 1960-an, dia memimpin pengembangan model fisika iklim.

Kira-kira satu dekade kemudian, Klaus Hasselmann, 89, dari Institut Meteorologi Max Planck di Hamburg, Jerman, menciptakan model komputer yang menghubungkan cuaca dan iklim.

Karyanya menjawab pertanyaan mengapa model iklim dapat diandalkan meskipun cuaca berubah-ubah dan kacau.

Pada tingkat yang dangkal, karya asli Prof Parisi tampaknya tidak banyak berhubungan dengan perubahan iklim.

Karyanya berkaitan dengan paduan logam yang disebut kaca spin, di mana atom besi dicampur secara acak ke dalam kisi atom tembaga.

Meskipun hanya ada beberapa atom besi, mereka mengubah sifat magnetik material secara radikal dan sangat membingungkan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kebakaran Lahap Paviliun...
Kebakaran Lahap Paviliun Perundingan Iklim PBB di Brasil, Para Delegasi Panik Berlarian
Kekeringan Parah, Negara...
Kekeringan Parah, Negara Arab Menabur Awan untuk Mendapatkan Hujan
Tak Semua Pemimpin Amerika...
Tak Semua Pemimpin Amerika Latin Suka dengan Peraih Nobel perdamaian María Corina Machado
Peraih Nobel Perdamaian...
Peraih Nobel Perdamaian Pro-Israel dan Dukung Gerakan Anti-Muslim, Dunia Islam Marah Besar
Trump Berterima Kasih...
Trump Berterima Kasih Putin Kritik Hadiah Nobel Perdamaian yang Gagal Diraih Presiden AS
Gedung Putih Murka Trump...
Gedung Putih Murka Trump Gagal Raih Hadiah Nobel Perdamaian
Ketika Bumi Berhenti...
Ketika Bumi Berhenti Bersabar
Helikopter Apache AS...
Helikopter Apache AS Jatuh di Dekat Selat Hormuz
Diserang AS Lagi, Iran...
Diserang AS Lagi, Iran Tutup Selat Hormuz Tembak 2 Kapal Tanker
Rekomendasi
Menhub Dipanggil Menghadap...
Menhub Dipanggil Menghadap Prabowo di Istana, Ada Apa?
OTT KPK di BPK Berujung...
OTT KPK di BPK Berujung 5 Tersangka, Bupati Muara Enim Edison Ikut Terjerat
Deretan Dalil Kuat Anjuran...
Deretan Dalil Kuat Anjuran 3 Puasa Sunnah di Bulan Muharram
Berita Terkini
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Infografis
Profil Rafael Granada...
Profil Rafael Granada Baay, Putra Tidore yang Sandang Pangkat Bintang Tiga TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved