Malaysia Hendak Larang Muslim Transgender Masuk Masjid
Selasa, 05 Oktober 2021 - 11:23 WIB
loading...
A
A
A
“Namun, mereka juga harus berusaha beradaptasi dengan budaya dan norma masyarakat biasa,” katanya, yang dilansir Bernama.
Noor menambahkan bahwa orang-orang transgender bertentangan dengan hukum alam dan agama dan bahwa hidup secara terbuka sebagai transgender akan menyebabkan mereka menghadapi berbagai tantangan dalam hidup.
“Seharusnya pengurus masjid menasihati jamaah dengan lembut dan hati-hati agar mereka menghormati kesucian rumah ibadah Islam dengan pakaian yang pantas dan tidak lagi dipandang rendah dan dianggap aneh,” katanya.
Noor sebelumnya membandingkan orang-orang LGBT (lesbian, gay, biseksual dan transgender) dengan hewan dalam komentar yang dilaporkan oleh The Nation di Thailand pada tahun 2018, ketika para aktivis memprotes penghapusan potret LGBT di sebuah pameran di Penang.
“Apa yang diperjuangkan orang-orang ini sebenarnya adalah hak-hak binatang karena kebebasan bagi manusia harus terikat oleh agama dan budaya,” kata Noor.
"Pameran semacam itu adalah seni yang menyimpang dan tidak bermoral yang dapat membawa ras dan negara kita ke jurang kehancuran."
Baca juga: Mossad Cari Tentara Israel yang Ditangkap di Lebanon 35 Tahun Silam
Komunitas transgender menjadi perbincangan publik di Malaysia setelah penangkapan Muhammad Sajjad Kamarul Zaman alias Nur Sajat oleh otoritas Imigrasi Thailand di Bangkok.
Noor menambahkan bahwa orang-orang transgender bertentangan dengan hukum alam dan agama dan bahwa hidup secara terbuka sebagai transgender akan menyebabkan mereka menghadapi berbagai tantangan dalam hidup.
“Seharusnya pengurus masjid menasihati jamaah dengan lembut dan hati-hati agar mereka menghormati kesucian rumah ibadah Islam dengan pakaian yang pantas dan tidak lagi dipandang rendah dan dianggap aneh,” katanya.
Noor sebelumnya membandingkan orang-orang LGBT (lesbian, gay, biseksual dan transgender) dengan hewan dalam komentar yang dilaporkan oleh The Nation di Thailand pada tahun 2018, ketika para aktivis memprotes penghapusan potret LGBT di sebuah pameran di Penang.
“Apa yang diperjuangkan orang-orang ini sebenarnya adalah hak-hak binatang karena kebebasan bagi manusia harus terikat oleh agama dan budaya,” kata Noor.
"Pameran semacam itu adalah seni yang menyimpang dan tidak bermoral yang dapat membawa ras dan negara kita ke jurang kehancuran."
Baca juga: Mossad Cari Tentara Israel yang Ditangkap di Lebanon 35 Tahun Silam
Komunitas transgender menjadi perbincangan publik di Malaysia setelah penangkapan Muhammad Sajjad Kamarul Zaman alias Nur Sajat oleh otoritas Imigrasi Thailand di Bangkok.
Lihat Juga :