Sebabkan Pacarnya Tewas saat Berhubungan Seks, Pria Ini Dipenjara 18 Tahun

Selasa, 05 Oktober 2021 - 08:38 WIB
loading...
Sebabkan Pacarnya Tewas...
Marc Schatzle (kanan), pria Jerman yang dituduh membunuh sang kekasih Anna Florence Reed saat berhubungan seks. Pelaku dihukum 18 tahun penjara. Foto/Facebook via New York Post
A A A
LUGANO - Seorang pria penjaga kelab malam asal Jerman dinyatakan bersalah telah menyebabkan kekasihnya tewas selama mereka berhubungan seks di Lugano, Swiss . Dia dihukum penjara 18 tahun oleh pengadilan.

Marc Schatzle mencekik Anna Florence Reed dengan handuk selama sesi intim mereka di kamar hotel mewah di tepi Danau Maggiore di Swiss. Korban tewas akibat tindakan tersebut.

Baca juga: China Warning AS soal Taiwan: Perang Dapat Dipicu Kapan Saja!

Pengadilan mendengar kesaksian bahwa korban berusia 22 tahun, yang berasal dari keluarga balap kuda terkemuka, telah menghabiskan hampir £50.000 untuk Schatzle dalam hubungan tiga bulan mereka.

Tetapi pada 9 April 2019 ketika korban mengancam akan meninggalkannya, Schatzle membunuhnya.

Schatzle, seorang binaragawan bertato berat dan ayah dua anak, telah mencoba mengeklaim bahwa dia secara tidak sengaja mencekik Reed saat berhubungan seks.

Namun argumennya ditolak oleh majelis hakim dalam sidang pada 1 Oktober 2021.

Hakim Mauro Ermani, ketua pengadilan pidana di Lugano, mengatakan Schatzle bersalah atas pembunuhan yang disengaja.

"Itu adalah pembunuhan yang disengaja pada tingkat yang sangat tinggi, dekat dengan pembunuhan," katanya, seperti dikutip The Mirror.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hakim Perempuan Muslim...
Hakim Perempuan Muslim Ini Diancam Dibunuh setelah Menghukum Para Penjaga Sapi
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Kasus Pembunuhan Balita...
Kasus Pembunuhan Balita di Bekasi, Polisi Tetapkan Paman Jadi Tersangka
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 5.208 Jiwa, 16.740 Orang Terluka
Iram Murka Inggris Beri...
Iram Murka Inggris Beri Izin AS Gunakan Pangkalan Militer Serang Wilayahnya: Tanggung Akibatnya!
Rekomendasi
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
Yane Bima Arya Harap...
Yane Bima Arya Harap Setiap Anak Peroleh Kasih Sayang dan Rasa Aman
90 AKBP Dapat Promosi...
90 AKBP Dapat Promosi Jabatan Jadi Kombes Pol pada Mutasi Juni 2026, Ini Namanya
Berita Terkini
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Infografis
Inggris Saat Ini Menghadapi...
Inggris Saat Ini Menghadapi Ancaman 800 Rudal Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved