China Warning AS soal Taiwan: Perang Dapat Dipicu Kapan Saja!

Selasa, 05 Oktober 2021 - 07:24 WIB
loading...
China Warning AS soal...
Pesawat-pesawat tempur yang dikerahkan ke ADIZ Taiwan pada Senin (4/10/2021). Foto/Salten News
A A A
BEIJING - China , melalui media corongnya, meluncurkan peringatan mengerikan terhadap Amerika Serikat (AS) dan sekutunya tentang potensi perang terkait Taiwan .

Peringatan muncul setelah 56 pesawat tempur China menyeberang ke zona pertahanan udara Taiwan pada Senin (4/10/2021) kemarin.

Baca juga: China Bersumpah Hancurkan Taiwan, AS Siap Pasang Badan

Dalam editorialnya semalam, The Global Times mengatakan "suasana damai” di wilayah pulau Taiwan telah hilang dan tekanan dari Barat telah mengakibatkan rasa mendesak bahwa perang dapat dipicu kapan saja.

Ketegangan telah meningkat di Taiwan selama bertahun-tahun, tetapi situasi semakin memanas ketika Taipei mendesak Beijing untuk menghentikan "tindakan provokatif yang tidak bertanggung jawab" setelah 56 pesawat tempur China melintasi zona pertahanan udaranya dalam serangan rekor lainnya.

Kementerian Pertahanan Taiwan mengatakan pihaknya mengerahkan beberapa pesawat untuk menyiarkan peringatan setelah 36 jet tempur, 12 pengebom berkemampuan nuklir H-6 dan empat pesawat lainnya memasuki zona identifikasi pertahanan udara (ADIZ) barat daya.

Empat jet tempur lagi memasuki zona itu dalam serangan mendadak malam, sehingga totalnya menjadi 56 pesawat.

Departemen Luar Negeri AS mengeluarkan pernyataan yang menuduh China melakukan kegiatan militer provokatif yang merusak perdamaian dan stabilitas regional."Komitmen AS untuk Taiwan sangat kuat," kata departemen tersebut.

Namun, China membalas dalam editorial pedas Global Times yang mengatakan bahwa tampilannya kemarin adalah peringatan keras bagi otoritas Partai Progresif Demokratik (DPP)—partai berkuasa yang pro-kemerdekaan Taiwan.

“Kolusi strategis antara AS dan Jepang dan otoritas DPP menjadi lebih berani, dan situasi di Selat Taiwan hampir kehilangan ruang untuk manuver yang tertatih-tatih di tepi pertarungan, menciptakan rasa urgensi bahwa perang dapat dipicu kapan saja,” bunyi editorial tersebut.

“Pasukan separatis di pulau itu tidak akan pernah diizinkan untuk memisahkan Taiwan dari China dengan nama apa pun atau dengan cara apa pun, dan, pulau itu tidak akan diizinkan untuk bertindak sebagai pos terdepan dari penahanan strategis AS terhadap China.”

Surat kabar tersebut mengeklaim bahwa opini publik arus utama baru di daratan China adalah bahwa China harus membuat persiapan yang sungguh-sungguh berdasarkan kemungkinan pertempuran.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
China Selidiki Insiden...
China Selidiki Insiden Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi, Pilot Tewas, 13 Orang Luka
Timnas Iran Pulang Tanpa...
Timnas Iran Pulang Tanpa Kekalahan
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 3 Tewas Tertimpa Reruntuhan, Pemerintah Tetapkan Status Darurat
Efisiensi, Malaysia...
Efisiensi, Malaysia Tambah WFH bagi PNS Jadi 2 Hari Setiap Pekan
Rekomendasi
Rembug Tani Jabar di...
Rembug Tani Jabar di Tasikmalaya, Apkarindo Perkuat Sinergi Demi Masa Depan Karet Rakyat
Panaskan Mesin Ekonomi,...
Panaskan Mesin Ekonomi, Purbaya Tawarkan Bunga Kredit 4% untuk UKM Eksportir
Lelang Hasil Rampasan...
Lelang Hasil Rampasan Korupsi Periode Juni 2026, KPK Bukukan Rp39,8 Miliar
Berita Terkini
Iran Buat Senjata yang...
Iran Buat Senjata yang Lebih Canggih selama Perang dengan AS-Israel, Ini Bocorannya
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Ingin Kendalikan Selat...
Ingin Kendalikan Selat Hormuz, Iran Serukan Kerangka Keamanan dengan Negara Arab
Gelombang Panas Terjang...
Gelombang Panas Terjang Prancis, Rumah Duka Kewalahan
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
7 Pekerjaan Pertama...
7 Pekerjaan Pertama Para Pemimpin Dunia yang Tak Banyak Diketahui, Ada yang Jual Teh hingga Jadi Tukang Kayu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved