Arab Saudi Mengakui Berunding dengan Iran, Berharap Atasi Masalah
Senin, 04 Oktober 2021 - 19:32 WIB
loading...
Menteri Luar Negeri (Menlu) Arab Saudi Faisal Bin Farhan. Foto/anadolu
A
A
A
RIYADH - Menteri Luar Negeri (Menlu) Arab Saudi Faisal Bin Farhan mengakui negaranya telah mengadakan pembicaraan dengan Iran bulan lalu. Ini merupakan pengakuan pertama Saudi sejak Presiden Iran Ibrahim Raisi menjabat.
"Pembicaraan putaran keempat berlangsung pada 21 September," ungkap Faisal Bin Farhan di Riyadh saat konferensi pers bersama dengan Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Josep Borrell dalam laporan Memo yang dilansir Senin (4/10/2021).
"Diskusi ini masih dalam tahap penjajakan, dan kami berharap mereka meletakkan dasar untuk mengatasi masalah antara kedua belah pihak," papar dia.
Baca juga: Lars Vilks, Penghina Nabi Muhammad Terbakar Hidup-hidup dalam Mobil Bersama Dua Pengawalnya
Pejabat Saudi dan Iran telah mengadakan beberapa putaran pembicaraan selama beberapa bulan terakhir di ibukota Irak, Baghdad, yang terungkap pertama kalinya pada April.
Baca juga: Arkeolog Sebut Gunung Sinai Tempat Musa Terima Wahyu Ada di Arab Saudi
Pejabat Irak baru-baru ini mengatakan kedua belah pihak melanjutkan pembicaraan di Baghdad, tetapi baik Riyadh maupun Teheran tidak mengkonfirmasi hal ini secara terbuka.
"Pembicaraan putaran keempat berlangsung pada 21 September," ungkap Faisal Bin Farhan di Riyadh saat konferensi pers bersama dengan Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Josep Borrell dalam laporan Memo yang dilansir Senin (4/10/2021).
"Diskusi ini masih dalam tahap penjajakan, dan kami berharap mereka meletakkan dasar untuk mengatasi masalah antara kedua belah pihak," papar dia.
Baca juga: Lars Vilks, Penghina Nabi Muhammad Terbakar Hidup-hidup dalam Mobil Bersama Dua Pengawalnya
Pejabat Saudi dan Iran telah mengadakan beberapa putaran pembicaraan selama beberapa bulan terakhir di ibukota Irak, Baghdad, yang terungkap pertama kalinya pada April.
Baca juga: Arkeolog Sebut Gunung Sinai Tempat Musa Terima Wahyu Ada di Arab Saudi
Pejabat Irak baru-baru ini mengatakan kedua belah pihak melanjutkan pembicaraan di Baghdad, tetapi baik Riyadh maupun Teheran tidak mengkonfirmasi hal ini secara terbuka.
Lihat Juga :