Diancam Dipenggal, PM Israel Benjamin Netanyahu Lapor Polisi
Selasa, 02 Juni 2020 - 13:58 WIB
loading...
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bersama istri dan dua putranya. Foto/Kantor Perdana Menteri Israel/Times of Israel
A
A
A
TEL AVIV - Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu pada hari Senin mengajukan laporan aduan ke kantor setelah dia dan keluarganya mendapat ancaman pembunuhan. Menurutnya, dia dan keluarganya mendapat ancaman pemenggalan kepala.
“Beberapa hari yang lalu saya mengajukan aduan kepada polisi tentang serangkaian ancaman untuk membunuh saya dan keluarga saya. Sayangnya, hari ini (Senin), saya harus mengajukan aduan lain terhadap seorang lelaki yang merinci bagaimana dia bermaksud membunuh saya dan keluarga saya," kata Netanyahu dalam yang menguraikan laporan tersebut dalam sebuah posting di Facebook.
"Kapan media dan kaum kiri, yang tidak berhenti sejenak mencoba untuk menjatuhkan perdana menteri sayap kanan, akhirnya mengutuk hasutan yang tidak teratur dan tak putus-putusnya terhadap saya dan keluarga saya?," lanjut dia, seperti dikutip dari Times of Israel, Selasa (2/6/2020). Pemimpin Israel ini tidak merinci sosok yang membuat ancaman pembunuhan tersebut.
PM Netanyahu dalam beberapa tahun terakhir mengintensifkan serangannya terhadap media dan kelompok sayap kiri, bersama dengan badan-badan penegak hukum, sehubungan dengan investigasi kriminal terhadapnya. (Baca: Khamenei Ingin Lenyapkan Zionis Israel, Netanyahu Marah )
Dia pernah mem-posting tangkapan layar sebuah posting media sosial pada November lalu di akun Facebook-nya. Posting tangkapan layar itu berisi pesan berbunyi; "Arahkan mereka dalam barisan rasa malu ke Alun-alun Sion (pusat Yerusalem) dan hormati kuartet dengan pemenggalan kepala berair diikuti dengan tubuh mereka tergantung di balkon."
“Beberapa hari yang lalu saya mengajukan aduan kepada polisi tentang serangkaian ancaman untuk membunuh saya dan keluarga saya. Sayangnya, hari ini (Senin), saya harus mengajukan aduan lain terhadap seorang lelaki yang merinci bagaimana dia bermaksud membunuh saya dan keluarga saya," kata Netanyahu dalam yang menguraikan laporan tersebut dalam sebuah posting di Facebook.
"Kapan media dan kaum kiri, yang tidak berhenti sejenak mencoba untuk menjatuhkan perdana menteri sayap kanan, akhirnya mengutuk hasutan yang tidak teratur dan tak putus-putusnya terhadap saya dan keluarga saya?," lanjut dia, seperti dikutip dari Times of Israel, Selasa (2/6/2020). Pemimpin Israel ini tidak merinci sosok yang membuat ancaman pembunuhan tersebut.
PM Netanyahu dalam beberapa tahun terakhir mengintensifkan serangannya terhadap media dan kelompok sayap kiri, bersama dengan badan-badan penegak hukum, sehubungan dengan investigasi kriminal terhadapnya. (Baca: Khamenei Ingin Lenyapkan Zionis Israel, Netanyahu Marah )
Dia pernah mem-posting tangkapan layar sebuah posting media sosial pada November lalu di akun Facebook-nya. Posting tangkapan layar itu berisi pesan berbunyi; "Arahkan mereka dalam barisan rasa malu ke Alun-alun Sion (pusat Yerusalem) dan hormati kuartet dengan pemenggalan kepala berair diikuti dengan tubuh mereka tergantung di balkon."
Lihat Juga :