Situs Ini Sebut Orang Kulit Putih Mutan yang Cacat Secara Genetik

Minggu, 03 Oktober 2021 - 16:16 WIB
loading...
Situs Ini Sebut Orang...
Demonstran berdebat selama protes Black Lives Matter di patung Winston Churchill di Westminster, London, 9 Juni 2020. Foto/Russia Today
A A A
LONDON - Saat Inggris merayakan Black History Month, sebuah situs yang mempromosikan acara tersebut justru memicu kontroversi. Situs Black History Month lewat sebuah artikel menyebut orang kulit putih adalah mutan yang cacat secara genetik, yang kemudian dihapus.

Situs Black History Month tidak dijalankan oleh pemerintah Inggris, tetapi merupakan salah satu outlet paling terkemuka yang mempromosikan bulan tersebut. Situs ini telah menampilkan konten oleh politisi Inggris terkemuka, yang semuanya menjanjikan dukungan mereka untuk acara tersebut dan berjanji untuk berjuang untuk keadilan ras, seperti yang ditulis oleh pemimpin Demokrat Liberal Ed Davey dalam sebuah artikel yang diterbitkan di situs tersebut pada hari Jumat.

Situs itu juga menampilkan konten yang jauh lebih provokatif dan rasis . Sebuah artikel tahun 2016 di situs tersebut memeriksa karya psikiater Amerika Frances Cress Welsing, yang berteori bahwa orang kulit putih pada awalnya adalah mutan yang cacat secara genetik yang diusir dari Afrika oleh penduduk asli kulit hitam.

Baca juga: Rasis, Sistem AI Facebook Pasang Label 'Primata' di Video Pria Kulit Hitam

Setelah diusir dari benua, Welsing berpendapat, orang kulit putih beralih ke rasisme dan supremasi kulit putih untuk melindungi mutasi ini, dan kurangnya pigmen kulit melanin mendorong penyimpangan mereka dari moralitas. Kegelapan, Welsing berpendapat, oleh karena itu dasar yang mapan untuk moral, atau lebih khusus lagi, perilaku manusia normal.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jalanan di Inggris Meleleh...
Jalanan di Inggris Meleleh pada Suhu 45 Derajat Celsius, Ini 3 Alasannya
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Inggris Sekarang Tanpa...
Inggris Sekarang Tanpa Kapal Selam Serang Nuklir Aktif, Jadi Tak Berdaya Melawan Rusia
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Aksi Nekat Melamar di...
Aksi Nekat Melamar di Puncak Gedung Empire State, Pasangan Rusia Ditangkap
Terungkap, AS Sempat...
Terungkap, AS Sempat Desak Israel Tak Bunuh Menlu dan Ketua Parlemen Iran
Rekomendasi
Menhut: Presiden Minta...
Menhut: Presiden Minta Kemenhut Bangun Tata Kelola Kehutanan Antikorupsi
Bambang Saputra: Musyawarah...
Bambang Saputra: Musyawarah Harus Jadi Dasar Pembentukan UU
Paraguay vs Prancis:...
Paraguay vs Prancis: Les Bleus Target Berikutnya La Albirroja?
Berita Terkini
Jenderal Paling Ditakuti...
Jenderal Paling Ditakuti Israel dan AS Ini Muncul dari Persembunyian saat Pemakaman Khamenei
Nada Kemenangan Rusia...
Nada Kemenangan Rusia Berubah Drastis ketika Ukraina Terapkan Taktik Asimetris
Gelombang Panas Ganggu...
Gelombang Panas Ganggu Perayaan Kemerdekaan AS ke-250
10 Juta Rakyat Iran...
10 Juta Rakyat Iran Hadiri Pemakaman Khamenei, Bendera Merah Dikibarkan
Houthi Ancam Saudi,...
Houthi Ancam Saudi, Riyadh Janji Beri Respons Keras!
Siapa Charles Q. Brown...
Siapa Charles Q. Brown Jr? Jenderal AS yang Dipecat Trump Kritik Pemanfaatan Militer untuk Misi Politik
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved