Boris Johnson Kutuk Aksi Rasisme Terhadap Pemain Timnas Inggris

Senin, 12 Juli 2021 - 19:54 WIB
loading...
Boris Johnson Kutuk...
Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson mengutuk aksi rasisme di media sosial yang ditujukan kepada para pemain tim sepak bola Inggris. Foto/REUTERS
A A A
LONDON - Perdana Menteri Inggris, Boris Johnsonmengutuk aksi rasisme di media sosial yang ditujukan kepada para pemain tim sepak bola Inggris. Kata-kata berbau rasis dilemparkan kepada pemain kulit hitam Inggris setelah kekalahan di final Euro 2020.

"Tim Inggris ini pantas dipuji sebagai pahlawan, bukan dilecehkan secara rasial di media sosial," kata Johnson dalam sebuah pernyataan di akun Twitternya. Baca juga: Boris Johnson Umumkan Berakhirnya Misi Militer Inggris di Afghanistan

"Mereka yang bertanggung jawab atas pelecehan yang mengerikan ini seharusnya malu pada diri mereka sendiri," sambungnya, seperti dilansir Reuters pada Senin (12/7/2021).

Kecaman juga disampaikan oleh Menteri Dalam Negeri Inggris, Priti Patel. Di mana, Patel mengatakan dia muak dan jijik terhadap sikap suporter yang tidak menghargai perjuangan para pemain.

"Saya muak bahwa pemain Inggris yang telah memberikan begitu banyak untuk negara di musim panas ini telah menjadi sasaran pelecehan rasis keji di media sosial," ujarnya. Baca juga: FA Kecam Aksi Rasisme Suporter yang Sasar Rashford, Sancho, dan Saka

Sementara itu, polisi mengatakan mereka akan menyelidiki komentar yang dibuat terhadap pemain kulit hitam Marcus Rashford, Jadon Sancho dan Bukayo Saka, yang gagal dalam adu penalti dengan Italia.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jalanan di Inggris Meleleh...
Jalanan di Inggris Meleleh pada Suhu 45 Derajat Celsius, Ini 3 Alasannya
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Inggris Sekarang Tanpa...
Inggris Sekarang Tanpa Kapal Selam Serang Nuklir Aktif, Jadi Tak Berdaya Melawan Rusia
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Majelis Ulama Senior...
Majelis Ulama Senior Iran Serukan Pembunuhan Donald Trump dan Netanyahu
Trump Klaim Bikin Iran...
Trump Klaim Bikin Iran Tak Berkutik: Kita Hancurkan Rudal Iran
Rekomendasi
Kanada vs Maroko: Mampukah...
Kanada vs Maroko: Mampukah The Canucks Akhiri Kutukan?
Pakar Hukum Sebut Kasus...
Pakar Hukum Sebut Kasus Roy Suryo Tidak Memenuhi Syarat Deponering
Bambang Saputra: Musyawarah...
Bambang Saputra: Musyawarah Harus Jadi Dasar Pembentukan UU
Berita Terkini
Jenderal Paling Ditakuti...
Jenderal Paling Ditakuti Israel dan AS Ini Muncul dari Persembunyian saat Pemakaman Khamenei
Nada Kemenangan Rusia...
Nada Kemenangan Rusia Berubah Drastis ketika Ukraina Terapkan Taktik Asimetris
Gelombang Panas Ganggu...
Gelombang Panas Ganggu Perayaan Kemerdekaan AS ke-250
10 Juta Rakyat Iran...
10 Juta Rakyat Iran Hadiri Pemakaman Khamenei, Bendera Merah Dikibarkan
Houthi Ancam Saudi,...
Houthi Ancam Saudi, Riyadh Janji Beri Respons Keras!
Siapa Charles Q. Brown...
Siapa Charles Q. Brown Jr? Jenderal AS yang Dipecat Trump Kritik Pemanfaatan Militer untuk Misi Politik
Infografis
Daftar 10 Pemain Tersubur...
Daftar 10 Pemain Tersubur dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved