7 Kampus Elite AS yang Kehilangan Dana Miliaran Dolar karena Melawan Donald Trump

Sabtu, 19 April 2025 - 19:26 WIB
loading...
7 Kampus Elite AS yang...
Universitas Harvard berani menentang perintah Donald Trump meski berisiko kehilangan miliaran dolar. Foto/X/@HarvxrdPSC
A A A
WASHINGTON - Presiden Donald Trump telah menargetkan beberapa universitas paling elit di negara itu dengan tuntutan yang mencakup pencabutan atau penghapusan DEI, membantu deportasi Imigrasi dan Penegakan Bea Cukai (ICE), dan penghapusan penggunaan masker di kampus.

Pemerintah telah mengancam akan menahan dana dari sekolah-sekolah yang tidak menyetujui arahan tersebut. Universitas Harvard minggu ini menolak untuk bernegosiasi dengan pemerintah, yang sebagai balasannya menghentikan pendanaan miliaran dolar.

“Penolakan Harvard untuk bernegosiasi menunjukkan komitmennya yang teguh terhadap kebebasan dan integritas akademis serta misinya untuk menumbuhkan pemikiran kritis. Di saat agenda politik berusaha membentuk arah pendidikan tinggi, lembaga seperti Harvard harus tetap teguh dalam melindungi independensi mereka dan memprioritaskan pencarian pengetahuan di atas segalanya,” kata Cedric B. Howard, pakar pendidikan tinggi dan pendiri Howard Executive Consulting, dilansir Quartz.

7 Kampus Elite AS yang Kehilangan Dana Miliaran Dolar karena Melawan Donald Trump

1. Universitas Harvard

Presiden Harvard Alan Garber menolak tuntutan pemerintah Trump, menulis dalam sebuah surat minggu ini:

“Universitas tidak akan menyerahkan independensinya atau melepaskan hak konstitusionalnya.”

“Resep pemerintah melampaui kewenangan pemerintah federal. Resep tersebut melanggar hak Amandemen Pertama Harvard dan melampaui batas kewenangan pemerintah menurut Judul VI. Dan resep tersebut mengancam nilai-nilai kita sebagai lembaga swasta yang mengabdikan diri untuk mengejar, memproduksi, dan menyebarluaskan pengetahuan.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
Sistem Rudal Iran Tembaki...
Sistem Rudal Iran Tembaki Jet Tempur F-16 AS
AS Menyerang Lagi, Iran...
AS Menyerang Lagi, Iran Tutup Total Selat Hormuz
Jadwal Lengkap Piala...
Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026
Penembakan Massal di...
Penembakan Massal di Johannesburg Tewaskan 12 Orang, Polisi Buru 10 Tersangka
Ngamuk! Iran Gempur...
Ngamuk! Iran Gempur Pangkalan Armada Ke-5 AS di Bahrain, Tembak Jatuh Drone MQ-9
Rekomendasi
Gempa M5,4 Guncang Sangihe...
Gempa M5,4 Guncang Sangihe Sulut Pagi Ini, Tidak Berpotensi Tsunami
Ruben Onsu Soroti Live...
Ruben Onsu Soroti Live TikTok Anak hingga Malam Hari, Hak Asuh Jadi Pertimbangan Serius
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Polisi dan Jaksa Ragu-ragu di Kasus Ijazah Jokowi
Berita Terkini
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
Sistem Rudal Iran Tembaki...
Sistem Rudal Iran Tembaki Jet Tempur F-16 AS
AS Menyerang Lagi, Iran...
AS Menyerang Lagi, Iran Tutup Total Selat Hormuz
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved