Vaksin Sinovac Diakui, Warga Indonesia Bisa Masuk Australia
Sabtu, 02 Oktober 2021 - 00:27 WIB
loading...
Australia mengakui vaksin Sinovac. Foto/agenciapi.co
A
A
A
CANBERRA - Pemerintah Australia telah menyatakan siap untuk membuka diri kepada dunia. Seiring dengan langkah itu, Badan Pengawas Obat dan Makanan Australia, Therapeutic Goods Administration (TGA), telah mengeluarkan penilaian terhadap vaksin Sinovac dan Covishield.
Dalam penilaiannya, TGA menganggap kedua vaksin itu sebagai 'vaksin yang diakui' bagi pelancong internasional yang masuk ke negara itu sebagai vaksin yang tepat. Ini merupakan tambahan dari empat vaksin yang telah disetujui sebelumnya untuk digunakan di Australia yaitu Pfizer, AstraZeneca, Moderna dan Johnson & Johnson.
"Pengakuan vaksin ini mendukung kembalinya warga Australia yang telah mendapatkan vaksinasi ini di luar negeri, dan akan memungkinkan dibukanya kembali kelompok lain seperti pelajar internasional yang telah divaksinasi dengan vaksin ini di negara-negara seperti Indonesia, India dan China," kata Kedutaan Besar Australia dalam rilis yang diterima Sindonews, Jumat (1/10/2021).
TGA akan melanjutkan penilaiannya terhadap vaksin lain untuk tujuan menentukan 'vaksin yang diakui' berdasarkan data yang tersedia dan data yang disediakan.
Baca juga: Australia Siap Membuka Diri Kembali pada Dunia
Dalam penilaiannya, TGA menganggap kedua vaksin itu sebagai 'vaksin yang diakui' bagi pelancong internasional yang masuk ke negara itu sebagai vaksin yang tepat. Ini merupakan tambahan dari empat vaksin yang telah disetujui sebelumnya untuk digunakan di Australia yaitu Pfizer, AstraZeneca, Moderna dan Johnson & Johnson.
"Pengakuan vaksin ini mendukung kembalinya warga Australia yang telah mendapatkan vaksinasi ini di luar negeri, dan akan memungkinkan dibukanya kembali kelompok lain seperti pelajar internasional yang telah divaksinasi dengan vaksin ini di negara-negara seperti Indonesia, India dan China," kata Kedutaan Besar Australia dalam rilis yang diterima Sindonews, Jumat (1/10/2021).
TGA akan melanjutkan penilaiannya terhadap vaksin lain untuk tujuan menentukan 'vaksin yang diakui' berdasarkan data yang tersedia dan data yang disediakan.
Baca juga: Australia Siap Membuka Diri Kembali pada Dunia
Lihat Juga :