AS Tegaskan Tak Berniat Normalisasi Hubungan dengan Bashar Al-Assad

Kamis, 30 September 2021 - 15:36 WIB
loading...
AS Tegaskan Tak Berniat...
AS menyatakan tidak memiliki rencana untuk menormalkan atau meningkatkan hubungan diplomatik dengan pemerintah Presiden Suriah, Bashar al-Assad. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) menyatakan tidak memiliki rencana untuk "menormalkan atau meningkatkan" hubungan diplomatik dengan pemerintah Presiden Suriah, Bashar al-Assad . AS juga tidak mendorong negara lain untuk melakukan hal itu.

Komentar itu muncul sebagai tanggapan atas pertanyaan tentang apakah Washington mendorong dan mendukung pemulihan hubungan antara Yordania dan Suriah, setelah Amman sepenuhnya membuka kembali penyeberangan perbatasan utamanya dengan Suriah. Baca juga: Turki Ingin AS Angkat Kaki dari Irak dan Suriah

Langkah itu untuk meningkatkan ekonomi negara-negara yang sedang berjuang dan memperkuat dorongan oleh negara-negara Arab untuk mengintegrasikan kembali Suriah, setelah menghindarinya selama perang saudara.

"AS tidak akan menormalkan atau meningkatkan hubungan diplomatik kami dengan rezim Assad, kami juga tidak mendorong orang lain untuk melakukannya, mengingat kekejaman yang dilakukan oleh rezim Assad terhadap rakyat Suriah," kata Kementerian Luar Negeri AS.

“Assad tidak mendapatkan kembali legitimasi di mata kami dan tidak ada pertanyaan tentang normalisasi hubungan AS dengan pemerintahnya saat ini," sambungnya, seperti dilansir Reuters pada Kamis (30/8/2021). Baca juga: Ngeri, Monumen Perang Berusia 4.300 Tahun Terbuat dari Tumpukan Mayat

Ini adalah salah satu komentar terkuat hingga saat ini tentang Suriah dari pemerintahan Joe Biden, yang kebijakan Suriahnya sebagian besar berfokus pada memastikan kekalahan ISIS dan memberikan bantuan kemanusiaan kepada rakyat Suriah. AS sendiri telah menangguhkan kehadiran diplomatiknya di Suriah sejak 2012.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Curigai Zionis, Pentagon...
AS Curigai Zionis, Pentagon Naikkan Tingkat Ancaman Spionase Israel Jadi Kritis
Paus Leo Tegaskan Kriteria...
Paus Leo Tegaskan Kriteria untuk Perang yang Adil Tidak Ada dalam Serangan AS-Israel di Iran
Iran Peringatkan Serangan...
Iran Peringatkan Serangan AS Berisiko Seret Timur Tengah Kembali ke Konflik
Meski Sekutu Sejati,...
Meski Sekutu Sejati, Mengapa Pentagon Tingkatkan Ancaman Mata-mata Israel ke Tingkat Tertinggi?
Iran Merudal Kuwait...
Iran Merudal Kuwait dan Bahrain, Balas Pengeboman AS di Pulau Qeshm
Iran Tolak Gagasan Donald...
Iran Tolak Gagasan Donald Trump Bertemu Mojtaba Khamenei
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
Iran Tembakkan 7 Rudal...
Iran Tembakkan 7 Rudal Balistik ke Kuwait, Balas Serangan AS di Pulau Qeshm dan Goruk
Penumpang Ngamuk Berusaha...
Penumpang Ngamuk Berusaha Serang Pilot, Pesawat Mendarat Darurat
Rekomendasi
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
Nunggak Bayar Sewa Indekos,...
Nunggak Bayar Sewa Indekos, Motor Teman Diembat
Seleksi Hakim Agung...
Seleksi Hakim Agung 2026 Berlanjut, 36 Kandidat Jalani Penelusuran Rekam Jejak
Berita Terkini
Israel Bunuh 3 Tentara...
Israel Bunuh 3 Tentara Lebanon, Presiden Aoun Murka
AS Curigai Zionis, Pentagon...
AS Curigai Zionis, Pentagon Naikkan Tingkat Ancaman Spionase Israel Jadi Kritis
Paus Leo Tegaskan Kriteria...
Paus Leo Tegaskan Kriteria untuk Perang yang Adil Tidak Ada dalam Serangan AS-Israel di Iran
Iran Peringatkan Serangan...
Iran Peringatkan Serangan AS Berisiko Seret Timur Tengah Kembali ke Konflik
Selain Azerbaijan, Israel...
Selain Azerbaijan, Israel Kirim Pasukan ke UEA, Irak dan Somaliland selama Perang Iran
Meski Sekutu Sejati,...
Meski Sekutu Sejati, Mengapa Pentagon Tingkatkan Ancaman Mata-mata Israel ke Tingkat Tertinggi?
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved